…menulis untuk mencicil ketidaktahuan

Arung Palakka dan Riwayat Persekutuan 236 tahun

Posted in Indonesia, Sulawesi Selatan by daengrusle on March 12, 2012

Lukisan Wajah Arung Palakka

Tulisan ini tak hendak ikut-ikutan memberi cap “pengkhianat” bagi bangsa Indonesia kepada sosok yang dikenal tak punya rasa takut ini “La Tenri Tatta”, sesuatu yang sejatinya tak layak disematkan mengingat nama Indonesia sendiri belum lahir saat Arung Palakka hidup. Meski Hasanuddin, seteru nya dilabeli gelar Pahlawan Nasional oleh pemerintah Indonesia, tak serta merta kemudian menempatkan Arung Palakka di kutub berbeda.

Anak Asuhan Karaeng Pattingalloang

Bone adalah sebuah nama besar. Sejak abad 14M, nama Bone sudah digaungkan dengan berbagai macam panji kebesaran. Adalah Matasilompoé [Manurungngé ri Matajang] (1392-1424) yang tercatat dalam tarikh sebagai yang mula-mula menegakkan kerajaan di pesisir timur semenanjung Sulawesi Selatan ini. Kerajaan yang berada di bibir teluk Bone ini mulai melenggang dalam panggung sejarah Indonesia sejak abad 17 hingga di abad modern kini.

Bone, menyeruak dalam kronik penulisan sejarah nasional Indonesia sejatinya bermula pada posisi yang kurang simpatik. Ketika pertamakali menyebut nama Bone, maka ingatan sejarah kita akan memunculkan sosok Arung Palakka, Raja Bone ke-16 yang bernama lengkap Arung Palakka La Tenritatta To Ureng To-ri SompaE Petta MalampeE Gemme’na Daeng Serang To’ Appatunru Paduka Sultan Sa’adduddin Matinroe ri Bontoala (1672-1696) – sosok penting yang menjadi penyebab jatuhnya kerajaan Gowa Tallo tahun 1669. Juga tak bisa disangkal bahwa dia dan balatentara To Angke nya turut andil di bawah arahan VOC menumpas pemberontakan Minangkabau 1666 dan Trunojoyo Madura 1679.

Arung Palakka, sosok kontroversial ini berada di kutub berseberangan dengan Sultan Hasanuddin, Sultan Gowa yang sezaman dengannya dan kemudian ditahbiskan sebagai Pahlawan Nasional. Karena pilihan politiknya saat itu, dengan tetap menghormati latar belakang sosio-historisnya, Arung Palakka kelak kemudian lebih sering dimasukkan dalam deretan sosok antagonis dalam laku sejarah, berada dalam barisan yang sama dengan Sultan Haji (Banten), Amangkurat II (Mataram), hingga Sultan Hamid II (Pontianak). Namun terlepas dari segala kontroversinya, sosok Arung Palakka nyatanya hingga kini menjadi simbol kehormatan dan perlawanan rakyat Bone terhadap kekuasaan asing (Gowa-Tallo).

Tulisan ini tak hendak ikut-ikutan memberi cap “pengkhianat” bagi bangsa Indonesia kepada sosok yang dikenal tak punya rasa takut ini “La Tenri Tatta”, sesuatu yang sejatinya tak layak disematkan mengingat nama Indonesia sendiri belum lahir saat Arung Palakka hidup. Meski Hasanuddin, seteru nya dilabeli gelar Pahlawan Nasional oleh pemerintah Indonesia, tak serta merta kemudian menempatkan Arung Palakka di kutub berbeda. Buku Sejarah mesti bijak dan netral menempatkan sosok ini, kalau tak hendak menyesatkan generasi masa depan dengan labelisasi yang menyesatkan. Bagi Bone, Arung Palakka adalah pahlawan. Bagi Gowa Tallo (bukan Indonesia), memang Arung Palakka adalah sosok penentang yang telah mempermalukan Gowa Tallo hingga beratus tahun kemudian. Bagi kita, Arung Palakka layak dijadikan salah satu bahan “pembacaan” bijak mengenai sejarah bangsa bugis mempertahankan kehormatannya.

Arung Palakka sendiri sejatinya sejak berumur 11tahun sudah diasuh dalam lingkungan istana Gowa-Tallo. Adalah Karaeng Pattingalloang, tumabbicara butta (mahapatih) yang turun langsung mengasuh pangeran Bone ini. Bersama puluhan bangsawan Bone, kala itu Arung Palakka berada dalam pengawasan Gowa Tallo sebagai duta/tawanan kerajaan Bone yang baru saja takluk. Arumpone saat itu, La Maddaremmeng (memerintah 1625-1640) dihukum oleh Gowa-Tallo atas desakan bangsawan Bone termasuk ibundanya sendiri Datu Pattiro We Tenrisoloreng, juga karena kerajaan Wajo dan Soppeng merasa terganggu dengan kebijakan politis-ekspansif La Maddaremmeng di wilayah Bone, Wajo dan Soppeng. La Maddaremmeng sendiri dipercaya mendesakkan keyakinannya untuk menghapuskan perbudakan, dan penerapan syariat Islam yang ketat dengan pelarangan sabung ayam, judi dan minum tuak; sebuah kebijakan yang saat itu tidak popular dan mengancam kedudukan para bangsawan. Dalam sebuah serangan kolosal, psaukan Gowa-Tallo yang dipimpin langsung Patih Karaeng Pattingalloang berhasil membekuk Bone dan menawan La Maddaremmeng bersama beberapa pengikutnya, termasuk bocah Arung Palakka dan keluarganya.

Lukisan rekaan Karaeng Patingalloang

Tentang Karaeng Pattingalloang, bapak asuh Arung Palakka ini terkenal sebagai sosok cerdas penyuka sains yang menjadi sentra kebijakan Gowa-Tallo yang cemerlang. Di masa mahapatih yang menguasai setidaknya tujuh bahasa asing ini, Gowa-Tallo tumbuh menjadi negara maritim yang kuat dan sangat disegani di kawasan Indonesia bagian timur. Tak kurang dari Sulu, Sumbawa, Timor, Bima, Aru, Banda, Borneo merasakan pengaruhnya. Semenjak kejatuhan Melaka tahun 1511 oleh Protugis, para saudagar beralih ke pelabuhan Makassar yang kebetulan memang berada di lintas strategis pelayaran dari dan ke Maluku, kepulauan penghasil rempah yang pesonanya tercium ke seantero dunia hingga bangsa Eropa membangkitkan visi imperialismenya.

Bangsa-bangsa asing banyak berdatangan ke Makassar untuk berniaga, termasuk pedagang Melayu, Inggris, Spanyol, Arab dan Belanda. Pada suatu ketika, pedagang Belanda berbuat keonaran di pelabuhan Makassar dan karenanya mereka diusir dan tak diperkenankan lagi berdagang di Makassar setelah kejadian itu. Sejak itu, dendam mulai dipelihara oleh pedagang Belanda dan menjadi musabab awal diincarnya Gowa-Tallo untuk dikuasai VOC kemudian. Di masa itu, Arung Palakka tumbuh menjadi pangeran cerdas yang mengikuti seksama kebijakan-kebijakan Karaeng Pattingalloang, yang kebetulan juga sangat menghargai kecerdasan Karaeng Serang, nama remaja Arung Palakka.

Tahun 1654, Karaeng Pattingalloang mangkat dan digantikan putranya yang rupanya kurang mewarisi kebijaksanaan ayahnya, Karaeng Karunrung. Karaeng muda ini terkenal sangat temperamental dan lebih menyukai aktifitas militer yang ekspansif. Untuk memperkuat kerajaan Gowa-Tallo, dia memerintahkan pembangunan kanal raksasa di sekitar benteng-benteng yang dimiliki kerajaan. Para tawanan kerajaan dikerahkan dalam pembangunan ini, tidak terkecuali bangsawan-bangsawan Bone termasuk Arung Palakka. Dengan kerja paksa yang melelahkan dan merendahkan martabat mereka, Arung Palakka kemudian berpikir untuk mengumpulkan bangsawan-bangsawan Bone yang jadi pengikutnya untuk melarikan diri dari Makassar. Bersama 4000 pengikutnya, ia menghindari kejaran pasukan Gowa Tallo menuju Buton, kemudian pada akhirnya berlabuh di Batavia tahun 1664 yang disambut oleh sahabatnya Corneelis J Speelman yang saat itu baru saja dipecat dari posisi Gubernur Jendral VOC di Coromandel, Srilanka.

Triumvirat Speelman-Arung Palakka-Jonker

Cornelis J Speelman (1628-1684)

Batavia tahun 1665 menjadi tempat pertemuan tiga pemuda yang masing-masing memiliki ambisi individual menegakkan kehormatannya. Laksamana Cornelis Janszoon Speelman (36tahun) adalah petinggi VOC Coromandel yang dipecat karena perdagangan gelap, Arung Palakka (30tahun) adalah pangeran Bone yang kabur dari kerajaan Gowa-Tallo, Kapitan Jonker (40an tahun) adalah raja muda muslim Tahalele asal Maluku yang terusir dari kampungnya. Ketiganya kemudian diam-diam membentuk sebuah triumvirate yang bergerak di bawah panji perusahaan dagang Hindia Timur milik Belanda VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie).

Di tangan triumvirate ini, kekuatan militer menjadi wajah yang lazim digunakan VOC dalam mengamankan kepentingannya. Riwayat kekerasan di balik politik dagang monopolistic konon bermuasal dari persekutuan ini. Berbagai ekspedisi militer dikerahkan di berbagai wilayah kekuasaan VOC, sebutlah misalnya ketika Arung Palakka dan pasukannya dikerahkan dalam ekspedisi Verspreet yang berhasil menumpas perlawanan rakyat Minangkabau dan seluruh pantai barat Sumatera. Ekspedisi militer ini juga berhasil memutus hubungan Minangkabau dengan Aceh, sekaligus berhasil menguasai sumber tambang emas Salido yang terkenal. Oleh Arung Palakka bersama Speelman, kekuasaan VOC diperluas hingga Ulakan di Pariaman yang kemudian mengangkat Arung Palakka diangkat sebagai Raja Ulakan. Kisah seputar riuh penguasaan tambang emas Salido ini kemudian diangkat menjadi latar novel fiksi-sejarah bertajuk Rahasia Meede – Misteri Harta Karun VOC (Penerbit Hikmah, 2007) yang ditulis oleh ES Ito.

Ekpedisi militer lainnya yang melibatkan triumvirate ini juga berlangsung di beberapa daerah, terutama yang terkenal adalah penaklukan Gowa-Tallo dalam Perang Makassar (1667-1669) dan penumpasan pemberontakan Trunojoyo di Jawa Timur (1679). Tercatat juga mereka turun dalam medan perang di Palembang dan Jambi (1681), serta Perang Banten saat memadamkan perlawanan Sultan Abu’lFatah   (1682-1683).

Pencapaian paling penting Arung Palakka bersama dua kompatriotnya ini tak lain adalah takluknya Gowa-Tallo dalam Perang Makassar (1667-1669) dan Bone kembali berdaulat setelah sekian lama menjadi kerajaan bawahan. Tak hanya itu saja, keberhasilan ini menguatkan dominasi dan hegemoni kekuatan Bone, dan Arung Palakka secara individual atas seluruh semenanjung Sulawesi bagian selatan, dari Selayar di selatan, hingga Mandar dan Toraja serta Luwu di utara. Sebaliknya, kekalahan Gowa-Tallo meninggalkan luka sejarah yang mengoyak hubungan kedua bangsa ini hingga beratus-ratus tahun kemudian.

Makam Kapitan Jonker di Pejonkeran, Marunda

Persekutuan tiga serangkai Speelman-Arung Palakka-Jonker ini nyatanya juga meninggalkan jejak di buku-buku sejarah, syair-syair Makassar, sinrilik dan cerita-cerita lokal Bugis Makassar. Bahkan riwayat persekutuan ini terabadikan pada sebuah nama tempat di utara Jakarta. Konon, pasukan Arung Palakka menamakan dirinya sebagai To Angke’ (Bahasa Bugis: Orang Yang Memiliki Kehormatan), sebagai bentuk simbolis gerakan pemberontakan mereka untuk mengembalikan kehormatan Bone dari kuasa kuasa Gowa-Tallo. Hingga kini, tanah perdikan yang dihibahkan kepada Pasukan Bone di mulut teluk Jakarta itu dinamakan Muara Angke, tempat menetapnya orang-orang Bugis Bone yang menamakan dirinya orang Angke’. Hingga kini, kawasan itu banyak didiami oleh orang-orang Bugis perantauan. Kapitan Jonker sendiri mendapat tanah luas di Marunda, yang kelak tanah itu di kenal sebagai daerah Pejonkeran.

 

Persekutuan 236 tahun

Telatennya Arung Palakka merawat hubungan saling menguntungkan antara dirinya dan Speelman kala itu menjejakkan sebuah kesepahaman untuk saling menjaga kedaulatan bahkan hingga keduanya terubujur mati di dalam tanah. Kedudukan VOC terkuatkan dengan dukungan balatentara dari Bone, dan sebagai imbalannya VOC mendukung penuh kedaulatan Bone atas wilayah dan pengaruhnya dari gangguan kerajaan-kerajaan lainnya. Bahkan Arung Palakka kemudian memperlebar dominasi geo-politis individualnya tidak hanya seluas wilayah Bone yang dia warisi, tapi juga berhasrat mempersatukan Sulawesi Selatan dalam rengkuhan singgasananya, termasuk Toraja dan Luwu di utara, yang sejak dulu jauh dari hiruk pikuk kekuasaan politik di selatan.

Sejatinya, dominasi Bone di Sulawesi Selatan pada abad 17 dan 18M menimbulkan sederet luka pada kerajaan-kerajaan sekitarnya. Meski terikat dalam perjanjian kuno Tellumpoccoe antara tiga kerajaan Bone, Soppeng dan Wajo, namun tak ayal hegemoni Bone yang berlimpah semenjak Perang Makassar menyebabkan kedudukan kerajaan lainnya jatuh ke posisi paria, terutama Wajo dan Mandar. Saat Perang Makassar sendiri, Wajo dam Mandar cenderung memihak ke Gowa-Tallo. Banyak kronik kerajaan-kerajaan itu menyebutkan banyak bangsawan dan rakyat Wajo, juga Mandar dan Toraja diperdagangkan sebagai budak oleh Bone. Saat itu, perdagangan budak memang sempat menjadi komoditas yang sangat menguntungkan. Belum lagi soal beban pajak yang berat dikenakan kepada Wajo yang dianggap kalah perang. Hal yang sama berlaku untuk rakyat Mandar dan Toraja yang juga mengalami kekerasan serupa. Dalam banyak cerita rakyat disebutkan bahwa orang Bone berhak menampar wajah orang Wajo kalau menolak menyeberangkan mereka ke seberang Danau Tempe. Juga bagaimana pemeo yang tertanam di kepala orang Toraja melalui cerita-cerita rakyat bahwa Bone adalah pembawa petaka bagi negerinya. Konflik elite itu sesungguhnya kemudian sangat membekas di kalangan rakyat bawah yang paling merasakan dampak langsung pergumulan politis kerajaan-kerajaan itu.

Akhir hidup tokoh-tokoh persekutuan ini berakhir tragis, kecuali Arung Palakka. Speelman wafat di Batavia pada 11 Januari 1684, meninggalkan banyak kasus korupsi dan penyelewengan kekuasaan setelah dipecat dari posisi Gubernur Jendral VOC. Akhir hidup Kapitan Jonker mengenaskan. Setelah pelindung utamanya, Speelman wafat, ia sendiri kemudian dikejar-kejar pasukan VOC. Rumahnya di Marunda dikepung tahun 1689, dan Jonker yang bernama asli JonckerJouwa de Manipa terbunuh dalam peristiwa itu. Arung Palakka mangkat pada usia 61 tahun di Bontoala, tahun 1696. Ia dimakamkan di wilayah kekuasaan Gowa-Tallo yang diperanginya 30 tahun sebelumnya. Ia meninggal karena penyakit hidung yang menghinggapinya sejak berenang menyeberangi selat Madura di tahun 1679. Tak ada anak kandung yang didapatnya dari tiga pernikahan dengan bangsawan Bugis. Penggantinya, La Patau yang memerintah dari tahun 1696-1714 adalah keponakannya yang diangkat sebagai putra mahkota.

Buah dari hubungan mesra antara Arung Palakka dan Speelman berdampak hingga hingga dua abad setelah keduanya meninggal. Kerajaan Bone menjadi satu-satunya wilayah di Sulawesi Selatan, pun mungkin di seantero kepulauan Indonesia, yang masih bebas merdeka tanpa perlu membayar pajak dan upeti sebagai tanda takluk kepada pemerintah penjajah Belanda selama masa 236 tahun (1669 – 1905). Inilah hak khusus Bone yang mungkin tak dimiliki oleh kerajaan lainnya, dan diperbaharui setiap kali pergantian Gubernur Jendral hingga berakhir pada pecahnya Perang Bone tahun 1905. Perang yang berlangsung selama lima bulan di masa pemerintahan Arumpone LaPawawoi Karaeng Sigeri Matinroe ri Jakarta ini kemudian menamatkan riwayat persekutuan sejati Bone-Belanda sepanjang nyaris 30 windu ini.

Wali Pitue Bugis (sumber la galigo net)

Arung Palakka, sosok kontroversial yang berada di antara dua sisi sejarah ini memang semacam perekat tiga generasi. Dengan persekutuan yang dirintis melalui Speelman, ia bisa menjaga kedaulatan Bone hingga awal abad ke-20. Yang lebih hebat lagi adalah bahwa Arung Palakka yang sejatinya tak pernah terbersit kronik persentuhannya dengan agama Islam, kelak ditahbiskan sebagai salah satu Wali Pitue tanah Bugis. Mungkin meminjam “mitos” yang mirip dengan Wali Songo, dimasukkannya Arung Palakka sebagai salah satu tokoh wali sufi kemudian mengekalkan ketokohannya, sekaligus mencoba membersihkan tangannya yang penuh lumuran darah kekerasan bahkan saudara seperjuangannya Arung Bakke yang tewas dipenggalnya di Mandar. Di luar segala kontroversinya, Arung Palakka wajar dikagumi sebagai salah satu tokoh yang berpengaruh luas dan teramat panjang di lintas masa peradaban Bugis dan Indonesia.

About these ads

183 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. anbhar said, on March 12, 2012 at 12:44 pm

    wow, info yang sangat bermanfaat daeng. walaupun pernah membaca beberapa artikel ttg arung palakka, rasanya tulisan ini lebih fresh :D
    ditunggu kelanjutannya *kalau ada* :D

    • pak sumitro said, on May 30, 2013 at 3:48 pm

      JIKA ANDA BUTUH ANGKA RITUAL 2D 3D 4D DI JAMIN 100% JEBOL BILAH BERMINAT HUB KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB THA,SK ROO,MX SOBAT

      JIKA ANDA BUTUH ANGKA RITUAL 2D 3D 4D DI JAMIN 100% JEBOL BILAH BERMINAT HUB KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB THA,SK ROO,MX SOBAT

      JIKA ANDA BUTUH ANGKA RITUAL 2D 3D 4D DI JAMIN 100% JEBOL BILAH BERMINAT HUB KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB THA,SK ROO,MX SOBAT

  2. Ida said, on March 12, 2012 at 1:10 pm

    Wah, saya sangat suka membaca sejarah kerajaan2 Bugis-Makassar zaman dulu. Ditunggu kisah selanjutnya :)

  3. Ika Farihah said, on March 12, 2012 at 6:33 pm

    Seruuu.. Daeng.

  4. DeO(Daeng Oprek) said, on March 12, 2012 at 7:13 pm

    Kayaknya seru ini kakak, jadi koment dulu nah, trus save, baru lanjut baca, :D,

  5. idho makmur said, on March 13, 2012 at 3:08 am

    terima kasih atas sepercik pencerahan yang membuka begitu banyakpemahaman.
    saya menanti tulisan2 lainnya.
    salam daeng.

  6. ekoikhyar said, on March 22, 2012 at 4:29 am

    pernah baca buku Arung Palakka hadiah AM, tapi disini sudah terangkum, info yang menarik Daeng. Salam dari Indo :)

  7. orang bebas said, on March 25, 2012 at 4:37 pm

    sampai sekarang sy blm bs mengerti cess…knp Arung palakka tega skali kerja sama kompeni???…okelah niatnya bagus tuk melepaskan Bone dr penjajahan anak2 makassar …tp bisa2nya memakai cr bgt???….juga ide Arung Palakka dinobatkan sbg pahlawan…tidak kah tambah memancing suasana ??juga bgm posisi Sultan Hasanuddin termasuk perasaan anak buahnya ketika arung palakka jd pahlawan nasional…

    • Andy said, on October 2, 2012 at 4:03 am

      buat teman yang ga setuju arung palakka jadi pahlawan nasional. saat arung palakka bekerja sama dengan belanda, saat itu belum ada indonesia, yang ada bone dan goa. layaknya indonesia malaysia, ataupun indonesia vs timur leste, pada kekacauan tersebut indonesia menjajah timur leste dan timur leste tidak mampu melawan sendiri. pertanyaan ? pantaskah timur leste meminta bantuan kepada teman untuk menghadapi musuh demi kemerdekaan rakyatnya ?. nah begitulah kira2 posisi arung palakka saat itu bro. dan mengenai sultan hasanuddin beliau adalah raja dan pahlawan untuk negaranya saat itu (GOWA), dan Arung Palakka adalah raja dan pahlawan untuk negaranya saat itu (BONE). setelah persada disatukan menjadi indonesia maka muncullah pahlawan naional, dimana saat itu musuh indonesia adalah belanda. yang nota bene sama dengan musuh negara gowa. olehnya itu semua negara/kerajaan yang memusuhi belanda mkn dianggap pahlawan nasional. pertanyaan : Jikalau musuh besar indonesia saat itu adalah Amerika. pantaskah raja2 tersebut menjadi pahlawan nasional. kalaupun pantas maka arung palakkapun pantas .

      • ely said, on October 16, 2012 at 5:08 pm

        saya pikir arung palakka didik oleh karaeng pattingalloang, raja gowa… loh,,, kok dia malah balik melawan… dasar tdk tau diuntug….

      • el-tigre said, on December 6, 2012 at 3:50 pm

        hari ini kamu mungkin sementara di didik oleh belanda, lalu besok belanda menjajah negrimu, sudikah kamu tidak melawan.

        arung palakka membela bangsanya(bone, dahulu kala belum ada indonesia), salah kah itu.

      • ulla said, on March 11, 2013 at 4:35 pm

        apa yg akan km lakukan jika kakek km d bunuh d hadapanmu dgn d tumbuk d lesung padi oleh anak (karaeng karunrung) dari seorang yg membesarkanmu (karaeng pattingalloang)…???

      • jhoew said, on January 18, 2013 at 5:08 am

        realitax semenjak besar kerajaan bone keadilan dan kesejahteraan rakyat sekitar terganggu dan rasa keamanan jg kehormatan diijak2,..banyak turut dalam menghancurkan daerah2 lain minangkabau,banten dan masih banyak lagi….fakta semenjak gowa berkuasa rakyat sekitar aman dan tentram,rasa keadilan pun di tegakan

      • ulla said, on March 11, 2013 at 4:29 pm

        krn saat itu kerajaan gowa blm mampu menaklukkan kerajaan2 d seberang lautan. gowa pd masa itu untuk smentara hanya bisa menginvasi negeri2 di sekitarnya, sejatinya kerajaan gowa adalah kerajaan penjajah.
        belanda punya misi, visi n motif yg berbeda dgn Bone dalam hal kejayaan. peperangan yg terjadi d minangkabau sumatra dan d jawa disebabkan adanya persekutuan janji dr VOC, arung palakka dan kapitan jonker yg masing2 pihak mendapatkan keuntungan.

      • alley said, on January 17, 2014 at 8:38 am

        Gowa bukan maksud menjajah ulla tolol, tetapi dengan maksud menyebarkn agama Islam tettapi org bone tdk mau menerima Islam, makanya diperangi, eh Bone malah bekerjasama dengan belanda KAFIR, setan temannya SETAN

      • tunrazak said, on October 14, 2014 at 3:49 am

        Bukan pahlawan nasional tapi musuh nasional. Ketika slt hasanuddin jadi pahlawan nasional maka otomatis musuhnya berlabel musuh nasional.

    • Pulebo said, on December 9, 2012 at 7:59 am

      Arung Palakka bukanlah sosok Penghianat bagi bangsa Indonesia, mengingat Indonesia sendiri belum ada atau terbentuk pada saat terjadinya peperangan besar melanda antara Kerajaan Bone (Arung Palakka) dengan Kerajaan Gowa (Sultan Hasanuddin).
      Yang ada hanyalah kerajaan Bone, Kerajaan Gowa, Kerajaan Tallo, Kompeni serta berikut kerajaan-kerajaan lain yang ada di Nusantara.
      Nah, disinilah kesalahan yang sering menjebak pemikiran orang-orang sekeliling kita manakala pembahasan tentang peperangan antara Arung Palakka dan Sultan Hasanuddin diperbincangkan.
      Arung palakka hanya meminta kepada Kompeni sebagai Partner yang diajak kerja sama dalam penumpasan dan pembebasan wilayahnya dari kerajaan yang menjajah wilayah kekuasaannya dalam hal ini penguasa Gowa. Dimana diketahui dalam sejarah bahwa Gowa saat itu menjadikan Bone sebagai daerah jajahannya dengan bersekutu pula bersama kerajaan Tallo untuk menguasai kerajaan Bone.
      Jadi baik Arung Palakka maupun Sultan Hasanuddin masing-masing memiliki partner dalam menjalankan misi politik serta kekuasaannya. Untuk Arung palakka dia menggandenng Kompeni dan Sultan Hasanuddin menggandeng Kerajaan Tallo, dimana belakangan kedua kerajaan ini (Gowa dan Tallo) kemudian disebut sebagai kerajaan kembar.
      Jadi masihkah kita pantas untuk mengatakan Sang Penakluk yang Berambut Panjang dan Bertubuh Tinggi Kekar itu sebagai seorang Penghianat, dimana tidak ada satupun yang dihianatinya melainkan memperjuangkan wilayahnya dengan mengajak kawan dari pihak kompeni.
      Jadi Arung Palakka bukanlah penghianat bagi bangsa indonesia melainkan dia adalah Pahlawan Bagi Bangsa Bugis Bone.

      • ind jie said, on April 24, 2014 at 2:39 pm

        Nama.a jga pahlawan nasional…. bukan pahlawan bone…

    • jufri said, on March 1, 2013 at 1:54 am

      cuma dy dan tuhan yg tau apa yg dia pikir kan dan dia kerjakan,,,,,

    • lola said, on January 2, 2014 at 8:08 pm

      karena dia mau kerja sama dengan portugis, inggeris, atau denmark. ketiga negara itu sudah bersekutu dengan kerajaan gowa. ketiga negara itu membantu persenjataan ke kerajaan gowa-tallo. sebelum bersekutu dgn belanda bone kalah karena kalah persenjataan. dan ketika bone dpt bantuan senjata dari belanda bone bisa mengalahkan gowa-tallo. akan tetapi kemudian setelah itu ketika la maddukelleng dapat senjata baru dari inggeris bone dikalahkan oleh wajo.

      jadi bukan cuma arung pallaka yang bekerja sama dengan eropa. gowa tallo juga. karena pada waktu perang makassar ada orang portugis dan inggeris yang membantu gowa-tallo. makanya di perjajian bongaya orang inggeris dan portugis harus angkat kaki dari makassar.

  8. daeng sibali said, on April 4, 2012 at 8:29 am

    sejarah kelam masa lalu hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi bangsa penerus!!!

    Gowa-Bone! Mari BERsatu membawa sulawesi dan Indonesia ke arah yang lebih baik

  9. andi singke said, on April 9, 2012 at 8:38 am

    tulisan yang sangat bagus…, salut…

  10. zulkifli said, on April 13, 2012 at 3:14 pm

    pesan yg bsa ditangkap adalah bahwa arung palakka adalah tokoh kontroversial yg ingin mengatakan kepada raja gowa kala itu bahwa tegakkan hukum seadil-adilnya tanpa pandang bulu, ..v terima kasih atas artikelnya..

  11. yunus said, on April 27, 2012 at 2:29 pm

    seandainya prinsip anak bugis dipakai untuk memerintah indonesia maka kita akan melihat pemerintahan yang baserjalan tegas dan arif yang dapat memakmurkan rakyat berdasarkan keadilan

    • yunus said, on April 27, 2012 at 2:37 pm

      Sejarah tidak mungkin diulang, tetapi kita semua dapat belajar dari sejarah. Ternyata kita tidak dapat membangun tanpa persatuan dan kesatuan

    • ely said, on October 16, 2012 at 5:13 pm

      aaaaaahahaahahahahaa
      prinsip anak bugis apa..????????????
      yg manakah prinsip bugis……….. adakah ?????????????
      mau bangga2kan yusup kalla ???????????
      seandainya orang tuanya tidak kaya raya, tdk akan adaji jg apa2nya dia….
      nda cerdasji dia deghhh…… :p

      • el-tigre said, on December 6, 2012 at 3:56 pm

        sipakatau, sipakainge, sipakalebbi, sipatokkong, siparape.
        pernahkah anda mendengar istilah ini.

        sederhananya inilah prinsip orang bugis.

      • Andre said, on March 15, 2013 at 9:04 pm

        Kalau itu benar prinsip kenapa kerajaan bone menyerang kerajaan mandar yg kemudian bisa diusir Oleh kerajaan mandar? Jadi kalau prinsip belajarlah sama kerajaan mandar yg tak pernah menjajah atau mencoba menjajah kerajaan/suku lain

      • Ahmad said, on July 27, 2013 at 5:21 am

        Setuju bro… kerajaan Mandar adalah kerajaan damai tapi tetap kuat…. Mereka tidak mau unjuk keberanian seperti suku lain, itulah kenapa kerakjaan Mandar kurang di kenal

      • Pulebo said, on December 9, 2012 at 8:06 am

        Kecerdasan Yusuf Kalla memang tidak seperti yang anda harapkan @ely, tapi paling tidak cuma anda yang tidak mau mengakuinya, dunia saja sudah mengakui kecerdasan yang beliau miliki.

      • aris said, on March 22, 2013 at 12:59 pm

        apa maksudmu bilang begitu, orang mana.ko kamu?

    • alley said, on January 17, 2014 at 8:42 am

      Bone itu Palukka (pencuri)… Liatmi andi malarangen, nurdun halid, smua kturunan asu palakka temanna kafir balanda

  12. Dinarb said, on May 1, 2012 at 3:35 am

    Sangat bermanfaat untuk orang bugis utamanya n bangsa indonesia umumnya, agara sejarah kelam masa lampau bisa diperbaiki n diperjelas keberadaanny.
    yess ARUNG PALAKKA

  13. asdar said, on May 4, 2012 at 8:11 am

    mantap bro

  14. andi pacellengy petta sompo said, on July 20, 2012 at 4:38 am

    dunia harus tahu lw arung palakka adalah pahlawan tanah bone.

    HE IS SUPERHERO..

    • andi pacellengy petta sompo said, on July 20, 2012 at 4:43 am

      bwt penulis kisah ini,JEMPOL..!!!

  15. Are said, on July 29, 2012 at 8:36 am

    Arung Palaka tidak hanya menghianati kerajaan Gowa-Tallo, kerajaan bapak angkatnya Karaeng Pattingalloang, tapi juga menjdi ujung tombak VOC dalam menghancurkan kekuatan2 nusantara yang mencoba menantang VOC jaman itu. Pernah dengar cerita Palakka yang bersama tentaranya menaklukan Sumatra dan membumihanguskan perlawanan rakyat Minangkabau terhadap VOC ?. Pallakka bukan saja berjuang untuk rakyat Bone, tapi juga alat VOC. Pahlawan Nasioanl tidak pantas untuknya.

    • el-tigre said, on December 6, 2012 at 4:02 pm

      zaman itu belum ada indonesia, belum ada yang mengatakan kita semua bersaudara, belum ada yang mengatakan kita harus berjuang bersama, belum ada yang mengatakan kita semua harus merdeka.

      arung palakka tidak berjuang untuk sesuatu yang belum ada, belum di fikirkan, bahkan belum pernah dia tau. karna waktu itu memang tidak ada indonesia.

      sekarang saya tanya handphone anda merek apa…
      prodok indonesia kah, yang anda untungkan indionesia kah atau negara lain kah.

      note: sebagai perbandingan orang jepang akan membeli produk jepang meskipun kualitasnya lebih jelek dan harganya lebih mahal di banding produk negara lain.

      • André said, on March 17, 2013 at 10:40 am

        Apapun itu namanya. Belum Ada negara indonesia kek yang jelas Arung palakka’ itu bekerja sama Orang kafir dan membantu menjatuhkan khalifah/raja muslim

      • Islam Agamaku said, on May 5, 2013 at 10:09 am

        . La Maddaremmeng sendiri dipercaya mendesakkan keyakinannya untuk menghapuskan perbudakan, dan penerapan syariat Islam yang ketat dengan pelarangan sabung ayam, judi dan minum tuak; sebuah kebijakan yang saat itu tidak popular dan mengancam kedudukan para bangsawan. Dalam sebuah serangan kolosal, psaukan Gowa-Tallo yang dipimpin langsung Patih Karaeng Pattingalloang berhasil membekuk Bone dan menawan La Maddaremmeng bersama beberapa pengikutnya, termasuk bocah Arung Palakka dan keluarganya.

      • Ahmad said, on July 27, 2013 at 5:24 am

        Raja Makassar itu yang lebih pantas di jadikan wali… karena Raja Makassar yang di juluki Sultan, yang menyebarkan Agama islam di Tanah Sulawesi dan sekitarnya… kalau arung palakka belum pernah sy dengar ada sejarahnya memperjuangkan Agama islam, yang ada tuh berjuang untuk kaumnya dan membantu VOC untuk menguasai daerah jajahan…

    • Pulebo said, on December 9, 2012 at 8:16 am

      Hahahahahahahahahaha…..
      Marilah kita berfikir secara objektif.
      Lagi-lagi saya katakan saat itu Indonesia belum ada pada saat peperangan Kerajaan Bone dan Gowa (Tahun 1666).
      Indonesia baru ada secara konsep, resminya pada tanggal 28 Oktober 1928 didalam pengukuhan para pemuda-pemuda kita saat Kongres Sumpah Pemuda.
      Jadi waktu itu Arung Palakka hanya tahu yang ada dan pantas untuk dia pertahankan dalam kehidupannya adalah kerajaannya (dalam hal ini kerajaan Bone).
      Apakah dia tega melihat kerajaannya atau wilayahnya menjadi kerajaan yang tunduk dalam kekuasaan dan cengkeraman penguasa lain dan tidak merdeka dan tidak bebas?
      tentu jawabannya adalah tidak.
      Maka disinilah siri’ sebagai wilayah kerajaan yang merdeka dan bebas harus direbut kembali dan rasa pesse’ melihat saudara-saudara lain hidup dalam cengkeraman penguasa lain harus di tegakkan.
      Makanya dia serta-merta berjuang untuk membebaskan wilayahnya dari Kerajaan Gowa.
      Jadi dia layaklah sebagai pahlawan bagi bangsanya sendiri yaitu bangsa yang dia pimpin.

    • ulla said, on March 11, 2013 at 4:40 pm

      indonesia pd masa itu, siapa yg di khianati…???
      nenek moyang kamu…???
      kasihannya di’….. :D

  16. Ancha_Pemusiran said, on July 31, 2012 at 2:08 pm

    Ancha…
    “Anak Bugis yang lahir di perantauan (Pesisir Timur Jambi)… Ayah berdarah Tanah Batue n Ibu berdarah Tippulue”
    Cerita di atas “Sangat-sangat luar biasa”
    Ternyata Orang Bugis yang pertama kali menginjakkan kaki di tanah Jambi (1679) adalah: Arung Palakka La Tenritatta To Ureng To-ri SompaE Petta MalampeE Gemme’na Daeng Serang To’ Appatunru Paduka Sultan Sa’adduddin Matinroe ri Bontoala.

  17. REKZA RAMADHAN DG BETA (PEMANGKU ADAT ORGANDA LASKAR HASANUDDIN) said, on September 6, 2012 at 7:00 pm

    Are says:
    July 29, 2012 at 8: (Arung Palaka tidak hanya menghianati kerajaan Gowa-Tallo, kerajaan bapak angkatnya Karaeng Pattingalloang, tapi juga menjdi ujung tombak VOC dalam menghancurkan kekuatan2 nusantara yang mencoba menantang VOC jaman itu. Pernah dengar cerita Palakka yang bersama tentaranya menaklukan Sumatra dan membumihanguskan perlawanan rakyat Minangkabau terhadap VOC ?. Pallakka bukan saja berjuang untuk rakyat Bone, tapi juga alat VOC. Pahlawan Nasioanl tidak pantas untuknya. MUNGKIN ITULAH VERSI PAHLAWAN BAGI BANGSA MEREKA,
    MEMBUNUH SAUDARA-SAUDARANYA DEMI PENJAJAH BELANDA….? )
    menurut anda berkoalisi dengan penjajah belanda itu apa….?
    bagaimana perasaan anda kalau anda membesarkan sesorang kemudian orang itu membalas segala kebaikan anda dengan penghianatan…?
    pahlawan kata anda….?
    cobalah tengok kembali sejarah bukan versi asal orang itu….!
    sejarah kelam itu tidak akan hilang sampai orang-orang makassar musnah di dunia ini, sejarah itu selamanya pasti menjadi penyesalan bagi kerajaan gowa karena pernah mengajarkan,mendidik,memberi makan, mengangkat harkat dan martabat orang yang ternyata membawa kehancuran bagi KERAJAAN GOWA……!
    KALAU ANDA BERNIAT BIJAK MENYIKAPI SEJARAH JANGAN CUMAN VERSI SENDIRI, COBALAH JELASKAN DENGAN RINCI JANGAN MEMOTONG LEMBARAN SEJARAH ATAU MENGURANGINYA……!
    ANDAIKAN PENGHIANATAN ITU TIDAK ADA,KERAJAAN GOWA AKAN JAYA SAMPAI SAAT INI.
    INGAN SULTAN HASANUDDIN BUKAN KALAH TAPI MENGALAH KARENA MERASA BERPERANG SESAMA SAUDARA……!
    ANDA MUSLIM,….? KALO ANDA MUSLIM BERSYUKURLAH KARENA NENEK MOYANG KAMI YANG MEMPERKENALKAN ISLAM KE ORANG BUGIS….!
    ORANG MAKASSAR PUNYA SIRI NA PACCE….!
    ORANG MAKASSAR TIDAK PERNAH MENGHIANATI SAUDARANYA….!
    DAHULU ORANG BUGIS DAN MAKASSAR BERSAUDARA ( BONE DAN GOWA )
    SEJAK PERISTIWA KELAM ITU (PERJANJIAN BUNGAYA)
    ENTAHLAH SAAT INI
    INGAT TEMAN MENGINGINKAN PERUBAHAN SEJARAH ITU SAMA SAJA MIMPI KOSONG YANG CUMAN MENDATANGKAN SEJARAH YANG TERULANG…..!
    A’BULO SI BATANG A’CERA SI TONGKA-TONGKA
    WALAUPUN KERAJAAN GOWA RUNTUH KARENA PENGHIANATAN TAPI SAMPAI SEKARANG TULISAN LONTARAK MASIN JADI PELAJARAN WAJIB DI SEKOLAH ANDA DI SELURUH SULAWESI-SELATAN
    REWAKO GOWA……!

    • Ruli said, on October 30, 2012 at 6:02 pm

      Anda orang pandai,tapi pikiran anda picik.seharusnya anda sadar selaku pimpinan pemangku adat.apalagi organda anda harusnya lebih bijaksana menelaah sejarah yang telah lalu.bone-mangkasara adalah sodara..walau dinodai pertikaian akhirnya tetap menjadi sodara.dan itu akan tetap abadi walau anda tdk mau..!.

    • el-tigre said, on December 6, 2012 at 4:11 pm

      memangnya siapa yang suruh untuk mendidik arung palakka di gowa, bukannya dia ada negri sendiri, kenapa dia harus tinggal dan besar di gowa, (itu karna dijadikan tawanan oleh gowa), lalu kenapa bangsawan bone yang ditawan harus di suruh kerja paksa membuat parit(kalau memang di anggap saudara, tega sekali di pekerjakan paksa), dan memang sudah kewajiban gowa untuk menyebarkan islam ke bone, hal ini memang sudah di atur sebelumnya bahwa apabila ada kerajaan(bone,gowa,soppeng,wajo,luwu,mandar) yang memiliki kabar baik harus diberitahu pada kerajaan yang lain, kebetulan saja datuk ribadang tiba pertama kali di gowa.

    • lola said, on January 2, 2014 at 8:18 pm

      huruf lontara bukan buatan makassar tapi bugis. baca sure’ la galigo yang ada di den hag atau dokument kuno di jakarta. ditulis dengan huruf lontara dgn bahasa bugis. dan dibuat sebelum ada kerajaan makassar

  18. bone said, on September 14, 2012 at 12:16 am

    terlepas dari seluruh kontroversi…Aru Palakka yang terbaik se sulawesi selatan…de gaga fada iya….sampai akhir zaman tak akan lahir lagi orang sehebat Aru Palakka….sejarah yang mencatat ,,

    • hasanudin said, on October 25, 2012 at 2:48 pm

      ASiapa bilang tiada arung palakka. Banyk dong semuanya pengianat, tipu bangsa sendiri. Jgn dong coba tegakkn benang basah.
      Coba baca kenapa tator tidak memeluk islam…siapa puncanya..arung palakka..siapa bunuh sebangsanya hanya kerna takut dpat mgnatikanya…arung palakka…siapa yg bkerjasama dengan kafir menghancurkan islam d sul….arung palakka….
      Mana2 tempat ada bone pasti mereka kaya, berjawatan tinggi karna pandai….pandai menipu….

      • ulla said, on March 11, 2013 at 4:47 pm

        dasar babi :D

    • el-tigre said, on December 6, 2012 at 4:13 pm

      bagi arung palakka bangsanya dalah bone (karna awktu itu belum ada bangsa indonesia), lalu siapa yang menghianati bangsanya.

  19. KAKA said, on September 16, 2012 at 1:00 am

    Kalo raja Gowa tidak menjajah Raja Bone sebeles tahun , mungkin ceritanya lain, kalo disimak maka La Tenri Tata Hanya Ingin Merdeka dari Penjajahan Raja Gowa..Sebelas tahun lamanya Tawanan dari Bone dipekerjakan secara paksa oleh raja bone……..apa anda tidak melakukan perlawanan kalo demikian……….SEMUT KALO DI INJAK MAKA PASTI MENGGIGIT……….. APA KAH RAJA GOWA DIKATAKAN TIDAK MENZALIMI SAUDARANYA SENDIRI ?????? ADA SEBAB ADA AKIBAT……..PASTI ARUNG PALAKKA MELAKUKAN PERLAWANAN KEPADA GOWA…….SIAPA KUAT DIA MENANG…….APAPUN CARANYA YANG PENTING TUJUAN TERCAPAI………JADI KALO DIKATAKAN PENGHINAT AP BERHIANAT KEPADA SIAPA?????……….BUKAKNKAH NKRI BELUM LAHIR DIJAMAN AP……JAMAN ITU ADALAH JAMAN KERAJAAN SAUDARA………..

  20. kelokelonamandar said, on October 10, 2012 at 3:38 am

    yang membumi hanguskan makassar, pariaman, pasuruan bukanlah Arung Palakka semata,,, tetapi adalah peran besar senjata-senjata moderen Belanda. Arung Palakka sendiri waktu perang Makassar, 3x nyaris tewas andai saja tidak tertolong oleh serdadu Belanda dan pengikut-pengikutnya. Hm, jagoan tanpa tanding apaan ??? masih ada langit di atas langit bos,,,,, Arung Palakka saja lari terbirit-birit sewaktu nyaris mati di tangan Karaeng Karunrung, sekali nyaris mati di tangan Karaeng Galesong dan sekali di tangan pejuang-pejuang Melayu-Makassar, hanya dia berhasil diselamatkan oleh senjata moderen orang-orang Belanda yang datang membantunya pada saat itu.

    Bos, Arung Palakka itu dibesarkan oleh Karaeng Pattingalloang. Jadi Ilmu yang dimiliki oleh Arung Palakka adalah warisan dari Karaeng Pattingalloang, yang juga dimiliki oleh Karaeng Karunrung, Sultan Hasanuddin dan Karaeng Galesong. Makanya Arung Palakka, tidak berani mengorek ketiga tokoh ini, karna dia sudah tahu siapa-siapa yang akan dia hadapi, menghadapi salah satu dari ketiga orang ini, sama saja bunuh diri bagi Arung Palakka …

    Begini juga bos, kalau menulis artikel nda usah berlebih-lebihan, sampai mendewa-dewakan,,, masih ada langit di atasnya langit … De’ Gaga Jago kecuali Allah. Kalau kau mau liat orang juga di dunia, liatko China….. jago di segala bidang ….

    Sy heran mungkin karna orang bone yang menulis artikel, jadi yang diangkat-angkat itu Bone, melebih-lebihkan hal-hal tentang tentang Bone, yang menang dalam perang itu Bone, yang banyak membunuh orang itu Bone. Tapi kenapa koq tidak pernah menyebut kekalahan-kekalahan yang pernah di derita oleh Bone, dan tidak menyebut berapa jumlah korban bone setiap kalah perang ??????

    Malu ya menyebutkannya ????

    • hasanudin said, on October 25, 2012 at 2:52 pm

      Betul dong …hingga skarang masi banyak arung palakka

    • Ruli said, on October 30, 2012 at 6:26 pm

      Sy setuju dgn anda..terkadang kita hanya menghitung kemenangan tanpa menghitung kerugian.itu perang..menang jadi arang kalah jadi abu..tp kita kita harus tawakkal..sejarah yang buruk bukan untuk kita teladani..apa kita juga harus begitu.. Toh para guru kita mengajarkan untuk saling welas asih dan menerima kesalahan orang..

  21. Adhibombar said, on October 16, 2012 at 5:23 am

    Siri’ na Pacce.!!

  22. IMRAN ANDI said, on October 18, 2012 at 6:59 am

    Arung Palakka Pahlawan To Bone. Taru Ada Taro Gau. Siri Itu Diatas Segalagalanya

  23. ipo.grafika said, on October 29, 2012 at 7:35 am

    tetap aj bangsa indonesia taunya ARU PALAKKA itu PENGHIANAT BANGSA coy…..
    apapun bentuk pembelaan anda,…. dia tetap PENGHIANAT…….

    • Ruli said, on October 30, 2012 at 6:11 pm

      Okelah dia pengkhianat..trus anda apa..?,hakim yang bisa menentukan benar atau tdknya seseorang..?,anda tidak lebih dari seorang penghujat yang ingin memprovokasi keadaan..baiknya mari berbenah diri..menata tanah sulsel..hindari hal-hal yang hanya akan merugikan kita selaku anak negeri.

    • el-tigre said, on December 6, 2012 at 4:16 pm

      memangnya di jaman arung palakka INDONESIA sudah ada…??

      • jhoew said, on January 18, 2013 at 5:18 am

        Indonesia Blom ada tapi islam sudah ada,yg di perangi rata2 adalah musuh belanda yg mayoritas islam,gowa invasi demi menyebarkan islam,…Belanda invasi Gold,Gloria,Gospel(kekayaan,kejayaan dan agama (Bukan Islam tentux))….Arung palaka islam….berarti penghianat Agama dan saudarax ndiri.lebih parah..pengalihan isu masukan arung palakka tuk jadi kan wali pitue…….

      • Islam Agamaku said, on May 5, 2013 at 10:28 am

        . La Maddaremmeng sendiri dipercaya mendesakkan keyakinannya untuk menghapuskan perbudakan, dan penerapan syariat Islam yang ketat dengan pelarangan sabung ayam, judi dan minum tuak; sebuah kebijakan yang saat itu tidak popular dan mengancam kedudukan para bangsawan. Dalam sebuah serangan kolosal, psaukan Gowa-Tallo yang dipimpin langsung Patih Karaeng Pattingalloang berhasil membekuk Bone dan menawan La Maddaremmeng bersama beberapa pengikutnya, termasuk bocah Arung Palakka dan keluarganya.( jadi pertayaan, penghianat Agama siapa ??)

  24. Ruli said, on October 30, 2012 at 5:52 pm

    Yang bodoh itu entah siapa.aru palakka begitu mencintai tanah mangkasara.hingga menginginkan dikuburkan ditanah mangkasara.ingin menyatukan bugis-mangkasara diakhir hayatnya,knp saling mengagungkan satu sisi.kt saja ada dua sisi,sisi baik dan buruk..tergantung penyelesaiannya.apa mo baik atau buruk,jadi mari bergandeng tangan bangun tanah kita.hidup sulsel..

    • imammadhy said, on November 9, 2012 at 5:25 pm

      ,a,m,a

  25. imammadhy said, on November 9, 2012 at 5:29 pm

    saya pernah mendengar, katanya sebenarnya ARUNG PALAKKA berkhianat karena di jebak oleh VOC.. tp ketika dya sudah berada didepan kerajaan gowa dan melihat sultan hasanuddin makanya dia urungkan niatnya untuk berperang namun karena kepalang basah makanya dia melanjutkan,,, kurang lebih seperti itu…

    tolong penulis menelusuri yang pernah saya dengar…???

    karena jangan sampai kita2 org sul-sel saling terpecah belah hanya karena kepentingan daerah saja…

  26. albertmelayu said, on November 26, 2012 at 4:42 pm

    Tulisan Anda Bagus, tapi sayang tidak Dicantumkan Referinsinya, sehingga terkesan tidak Ilmiah dan Provokatif …kalo bisa tolong dicantumkan Referensinya…!! saya seorang mahasiswa sejarah di UIN Alauddin, dan tulisan bapak ini baru bagi saya dan sangan kontroversial….saya sangat penasaran dengan referensi bapak……sekin trimakasih

  27. A Ar Daeng Rigowa said, on December 6, 2012 at 4:06 pm

    Selain dari cerita kontraversi saya ingin merilies SISI LAIN Lamaddaremmeng dan Aru Palakka menurut penuturan Lontara Gowa Tallo (OUDSTE GESEHIEDEUIS VAN GOWA, TALLO EN ANDERE VAN HET EILAND CELEBES TH. 1883).
    Selama ini yang selalu di perdebatkan hanya pasca sesudah Belanda dan Aru Palakka meruntuhkan Kerajaan Gowa-Tallo termasuk Wajo, Mandar, Luwu dan Toraja, kali ini saya akan mengemukakan pasca sebelum Kerajaan Bone di KUDETA oleh Lamaddarammeng dkk.
    Lamaddarammeng dan Aru Palakka lebih kuat darah Soppengnya ketimbang Bonenya
    Arung Pone yang berkuasa ketika itu La Tenripala Arung Pone ke.12 (1606-1631) di Gowa Sultan Alauddin (1593 -1639) hubungan ke kerabatan Gowa dan Bone dibangun oleh Karaeng Tumaparisika Kallonna RG ke. 9 (1510 -1565 ) dilanjutkan oleh Karaeng Tunijallo RG ke. 12 (1565-1590) Karaeng Tunijallo ini sebelum jadi Raja pernah ke Bone menetap selama dua tahun tinggal dikeluarga Raja Bone La Ulio BotteE Arung Pone ke.6 dianggap sebagai anak bahkan diberi Gelar BOKKANGE sama gelarnya dgn Arung Pone ke.7 La Tenriwawe BOKKANGE. Karaeng Tunijallo inilah yg merekatkan kedua Kerajaan dimana Senjata Pusaka Bone pernah di sanding kan dengan Senjata Pusaka Gowa kemudian mengikat janji bahwa kedua kerajaan akan saling membantu MUSUH BONE MUSUH GOWA PULA … janji ini mengikat keduanya dan tidak pernah di cabut sampai sekarang.

    Dimasa pemerintahan La Tenripala di Bone, bersamaan Pemerintahan Raja Gowa Sultan Alauddin keduanya pernah membuat kesepakatan, guna lebih memperdekat hubungan keluarga dimana Putri La Tenripala akan dikawinkan dengan Putra Sultan Alauddin (Maliku Said) bila kelak sudah dewasa, tapi niat itu tidak terlaksana karena Putri La Tenripala meninggal dunia.

    Dimasa Pemerintahan Raja Gowa ke.15 Sultan Maliku Said, I Manguntungi Dg Mattola Tumennanga RIPAPPABATTUNA, Mangkubuminya Karaeng Patingalloang
    terjadi HURU HARA – KUDETA di Bone Arung Pone dipermalukan, dilakukan oleh Lamaddarameng bersama adiknya To Sanrima terhadap, La Tenripala muhibah ke Tallo sampai Beliau meninggal disana disebutlah Tu Matinroe di Tallo.

    Sejak pengambil alihan kekuasaan Lamaddarameng menjadi Raja Bone, cara cara memerintahnya sangat keras, menarafkan SYAREAT ISLAM fanatik, malah Ibu Kandungnya sendiri selalu ditekanan sehingga melarikan diri ke Gowa, mengadu kepada Sultan Maliku Said.
    Berita pengambil alihan kekuasaan di Bone diketahui Gowa, beberapa lama kemudian
    Lasykar Gowa di pimpin Karaeng Patingalloang menuju ke Bone untuk menumpas pemberontak yang berkuasa disana … pertempuran terjadi disebut Perang Pare Pareya, Lamaddarameng meloloskan diri lari ke Wilayah LUWU bersembunyi tapi berkat kerja sama yg apik antara LUWU,WAJO dan GOWA akhirnya dapat di bekuk
    lalu dibawa ke Gowa di penjara selama 23 tahun di Kp Sanrangang Gowa.

    Dua tahun kemudian To Sanrima kembali ke Bone diam diam menjadi Raja menggantikan Kakaknya sambil menghimpun kekuatan, pihak Gowa mengetahui hal itu lalu Lasykar Gabungan Gowa,Luwu dan Wajo di pimpin lagi oleh Mangkubumi Karaeng Patingalloang menyerang lagi To Sanrima saat itulah Kakek, Ayah dan Aru Palakka kecil sendiri ikut membantu To Sanrima.
    Perang terjadi dgn dahsyat namun akhirnya To Sanrima dan kawan kawan termasuk Aru Palakka yg ketika itu masih berusia 11 tahun ikut di tawan, Perang ini disebut PERANG PASEMPA karena Lasykar To Sanrima yang ditawan dihalau dengan tendangan (Pasempa).
    Lasykar tawanan dijadikan pekerja paksa termasuk Ayah dan Kakek Aru Palakka, tawanan yg dianggap masih kecil ini lalu diambil oleh Karaeng Patingalloan dijadikan sebagai pesuruh, pembantu di rumahnya. Karaeng Bonto Biraeng tau bahwa La Tatta kecil ini adalah cucu La Tenriwewu Sultan Adam Arung Pone 11, sehingga diperlaku kan dengan baik. Perlu diketahui bahwa Sultan Adam pernah diusir, dimasykulkan di Kerajaannya sehingga pergi menetap, berlindung di Gowa sebelum pindah ke Bantaeng lalu wafat disana.

    Setelah sekian lama La Tatta diperlakukan sangat baik oleh Karaeng Patingalloang maka dewasalah ia, lalu memberontak terhadap Kerajaan Gowa dia berhasil lolos lalu ke Buton bersembunyi dibawa perlindungan Sultan Buton sebelum dibawa ke Batavia
    bergabung dengan VOC Belanda.

    Beberapa tahun kemudian Aru Palakka bersama Belanda membawa Armada Kapal dengan jumlah besar lengkap dengan pasukan bersenjatanya yang tentu sangat tangguh karena cuma menghadapi lasykar bersenjatakan Klewang, Tombak dan bambu runcing.
    Perang Makassar akhirnya selesai keluar sebagai pemenang VOC Belanda lalu Aru Palakka di tunjuk sebagai penguasa Tunggal di Sulawesi selatan maka terjadilah ke sewenang wenangan.

    Sesungguhnya Aru Palakka adalah pahlawan bagi Belanda dan pengikutnya, seandainya Aru Palakka berperang melawan Gowa hanya karena dominasi Gowa yang begitu besar, tanpa embel embel keberpihakannya kepada VOC Belanda maka barangkali dia juga berhak menyandang Kata PAHLAWAN di depan namanya.

    PERANG MAKASSAR sudah berlalu peristiwa yang telah terjadi anggap saja sebagai perjalanan sejarah, yang selalu menjadi kenangan bagi kita semua.

  28. muhammad aldi said, on December 7, 2012 at 6:57 am

    walau pun arung palakka penghianat tetapi tetap setia mardeka tao bone de na ogi”e

  29. Adhibombar said, on December 7, 2012 at 10:39 am

    Yg lalu biarlah berlalu,,mari kita belajar dari sejarah..

  30. A Ar Daeng Rigowa said, on December 8, 2012 at 10:08 am

    Mengoreksi foto yang tertera diatas, nomor satu SYEKH JUSUF AL-MAKKASARY, nomor dua, IDATO RI PANGGENTUNGANG foto tersebut ada di pajang dalam ruang Makam I DATO di Desa Panggentungang, jadi bukan fotonya LA SINRANG sebagai mana disebutkan, jika ada yang masih kurang yakin dan mau melihat buktinya silahkan berkunjung kesana, Haji Bakka nama kuncennya, pemegang kuncinya.
    I DATO Ri Panggentungan, I LOMO ri Antang adalah sahabat seperguruan Syekh Jusuf.

  31. siapa aja said, on December 15, 2012 at 9:24 pm

    1. Kalau memang pada saat itu NKRI belum ada, yo wess toh kenapa dipermasalahkan Arung Palakka itu menjadi pahnas atau tidak? toh yang ada sekarang hanya NKRI. kalau mau Arung Palakka tetap bergelar pahlawan, biarlah Bone saja yg menobatkannya.Titik!
    2. Walaupun belum ada NKRI saat itu, sebagian besar wilayah Nusantara (sabang-Merauke) menyatakan VOC/kompeni Belanda adalah musuh utama. Jadi pantas lah Arung Palakka tidak dinobatkan sebagai Pahnas, karna dr ujung ke ujung nusantara berperang thd V.O.C sementara Arung Palakka sendiri malah bersekutu.
    3. Sejarah merangkum bersatunya rakyat indonesia sehingga terbentuk konsep NKRI 28 Okt 1928 adalah karena perasaan senasib yang terjajah oleh Belanda. Namun sepertinya Arung Palakka sendiri bukan sosok yg merasa senasib dengan perjuangan rakyat lainnya di bumi nusantara.
    4. Rangkuman sejarah lainnya mencatat, sebelum ada NKRI, Belanda melakukan politik pecah belah dan adu domba untuk mengusai nusatntara ini. Dan Arung Palakka tidak cerdas melihat kelicikan Belanda tsb. Dianggapnya meruntuhkan Gowa dengan bersekutu dengan Belanda adalah keuntungan baginya dan hanya bagi rakyat Bone.
    5. Kalaupun persekutuan tersebut dilakukan untuk sebuah kepentingan batin bagi Arung Palakka yang menghancurkan Gowa demi Bone yangtertindas, seharusnya tidak perlu menambah luka rakyat lain diluar Makasar seperti pariaman dan bumi sumatera lainnya. Bukankah rakyat pariaman tidak pernah menindas Bone? apa salah mereka?
    6. 10 nov lalu, Ir.Soekarno baru mendapatkan gelar sebagai pahnas setelah berpuluh tahun tiada. Padahal jasanya nyata untuk kepentingan seluruh Rakyat Indonesia.
    6. Tulisan ini hanya akan mencuatkan dendam kisah kelam Gowa – Bone yang sudah hidup rukun berdampingan dibawah kekuasaan NKRI sehingga bisa berdampak buruk bagi kerukunan tsb. Tulisan ini murni provokativ!

    Kawan, tidak ada lagi Bone..
    Tidak ada lagi Gowa..
    Tidak ada lagi satu pun yang mengatasnamakan kerajaan mereka!
    Biarlah mereka jaya pada masanya!
    Kini yang ada hanya NKRI
    Sampai roda bumi ini berhenti berputar.
    Kita tetap saudara senasib!

    Dari rakyat Indonesia yang mencintai tanah & saudaranya, Sabang sampai Merauke!

  32. arie said, on December 15, 2012 at 10:16 pm

    dasar orang sulawesi, tau nya debat cuma pake emosi ,, pake otak dunkkkk

    • irfan said, on August 17, 2014 at 4:12 am

      Andalh yg pke Emosi,, hahaha

  33. daeng ooo... daeng....oo...daeng... said, on December 16, 2012 at 7:26 am

    saudaraku…. sejarah adalah apa yg terjadi pada masa lampau, sekarang dan yg akan datang.
    ibaratnya seperti pohon. bagian dasar ada akar, bagian tengah ada batang, dan bagian atas ada tangkai, daun, bunga dan buah.
    selanjutnya dibagi lagi menjadi dua komponen besar. yakni yang tidak nampak atau tersembunyi dibawa tanah yaitu akar. dan yang tampak di atas tanah yaitu batang, tangkai, daun, bunga, dan buah.

    selanjutnya…
    1. jika memang kita semua sepakat bahwa sejarah (syajarotun=pohon,arab)itu digambarkan seperti pohon maka sejarah pada masa lampau bagian dari masa sekarang dan yg akan datang. artinya sejarah indonesia itu di bagi 3 bagian atau 2 bagian komonen besar. yakni pada masa lampau(sebelum kemerdekaan) dan sekarang(setelah kemerdekaan). kalau tidak ada masa lampau tidak ada juga masa sekarang. itu artinya kalau kita tdk mengakui sejarah pada masa sebelum kemerdekaan dgn segala kontroversial dan pilu bercampur bahagia maka tidak ada NKRI. NKRI sekarang adalah NKRI pada masa lampau. NKRI yg akan datang adalah NKRI masa sekarang. jgn ada dikotomi.
    dan okelah kalau kemerdekaan indonesia secara administrasi terjadi pada 17 agustus 1945. akan tetapi apakah perjuangan itu hanya terjadi pada hari itu saja? saya kira kemerdekaan telah melalui perjuangan panjang beratus-ratus tahun lampau. namun apakah pohon lupa akarnya?? apakah daun lupa batangnya??
    sejarah pada masa lampau (sebelum kemerdekaan 17 agstus 1945) merupakan akar sejarah terjadinya kemerdekaan atau terbentuknya NKRI yg tidak boleh di lupakan meskipun terpendam di bawa tanah.
    jadi anggapan bahwa indonesia pada masa sebelum kemerdekaan belum ada maka itu tidak benar. dan tentu risiko bagi pihak2 yg bekerjasama dgn kompeni juga mendapat imbasnya yg dalam.
    2. nenek moyang kita dulu pada saat datangnya KOMPENI adalh muslim sejati yg siap berjuang demi agama. pandangan agam islam tidak mengakui persatuan secara geografis dan teritorial ataupun administrasi. akan tetapi yang penting kita sama2 islam agama yg satu, maka kita baersaudara. persaudaraan yg menginginkan persatuan. islam juga keras terhadap orang kafir yg menjajah(kafir harbi) dan berkasih sayang sesama islam.
    jadi perjuangan nenek moyang kita adalah perjuangan yg suci(jihad) yg menginginkan keamanan, persatuan dan kemerdekaan menjadi ISLAM yg satu atau indonesia yg satu.
    3. baca baik baik sejarah dari referensi yg terpercaya.
    4. belarki semua agama agar anda mengetahui Tuhan anada rasul anda dn ktab anda. islam mengajarkan tata cara hidup yg lurus. islam mengajarkan kita bagaimana hakikat orang kafir, juga belanda.
    5. karna masa yg akan datang bagian dari sejarah. maka anda harus bersiap menyambutnya dgn kecerdasan, kepintaran dan agama yg benar.
    6. mending kalian semua jadi pengusha saja. pengusha muslim yg kaya raya. (yaaa minimal rangkin 10 besar dari seratus orang kaya di dunia)supaya bisa beli saham FREE PORT, beli saham milik asing yg mencengkram bumi islam indonesia. itu baru jantang. kalau ada yg begitu maka saya yg akan palin duluan mengangkatnya sebagai phlawan nasional. dgn kalian menjadi orang kaya raya dgn perusahaan raksasa dunia aminimal 10 % dari populasi penduduk indonesia maka inilah kunci kemandirian yg sejati.
    7. kalau kalian semua udah jadi triliuner dunia jgn lupa agama, shalatlah, zakatlah, berpuasa lah, berjihadlah. bangunlah perpustakaan umum bertaraf internasional yg paling besar di dunia. minimal peringkat 3 besar. kalau perpustakaan udah ada dimana2 dan penduduk negeri ini udah kutu buku maka kita bisa menjadi jepangnya ASEAN. apalagi negeri membentang begitu besar nan kaya berlimpah rua.
    8. kalau kalian udah triliuner dunia maka jgn lup bangun sekolah2 bertaraf internasional. mulai TK sampai PT(perguruan tinggi-bukan perguruan tai kondo). dan itu tersebar di seluruh nusantara. minimal 500 PT. maka indonesia hanya menunggu 5 tahun untuk maju.
    9. juga yg terpenting adalah amar makruf nahi mungkar harus ditegakkan. tegakkan hukum yg adil yaitu islam. koruptor potong tangannya atau pancung. pengkhianat negara di tumpas. pezina di cambuk atau di rajam. begitu pula kejahatan negara lainnya.
    10. sekian dulu. dan berbuatlah sekarang.
    wasalam

  34. daengrusle said, on December 16, 2012 at 5:47 pm

    teman2 yang budiman, terimakasih komentar2 seru nya di postingan ini.
    postingan ini, sebagaimana adanya blog adalah murni pendapat pribadi, tentu saja tafsiran atas bacaan yang saya tekuni sejauh ini,

    tentu tak bisa saya katakan bahwa saya menulis hal yang selalu benar, bisa saja ada yang salah, fakta yang keliru atau tafsiran yang absurd. untuk itu maafkan sangat.

  35. tahir said, on December 23, 2012 at 10:32 am

    di luar dari perdebatan bone-gowa yg jelas org bugis lbh cerdas dari org makassar buktinya org bugis byk yg berkiprah di pemerintahan pusat org makasar mah jrg bget.

    • mc said, on January 17, 2014 at 8:59 am

      cerdas korupsi alias palukka, liatmi itu andi mallarangeng, nurdin khalik, dll.

  36. daeng ooo... daeng....oo...daeng... said, on December 24, 2012 at 9:12 am

    oke. itu akibat perselingkuhan bugis dengan kompeni kafir. setelah perjanjian bungaya praktis kekuasaan berada ditangan arung palakka di bawah kontrol kompeni. yg diuntungkan adalah bugis dan kompeni. yg dirugikan adalah makassar. makassar tertekan.makassar secara psykiologi terpukul sebagaimana anak kecil yg mendapat pendidikan yg keras. anak2 yg didik dgn tangan besi lebih banyak bahayanya. anak2 yg didik dgn kekerasan akan berpengaruh pd psykologi anak itu sendiri. begitu pula yg terjadi dlm komunitas makassar secara khusus dan indonesia secara umum.
    makassar lalu kemudian terus melakukan perlawanan untuk mempertahankan siri’nya. makassar tdk mau mati dalam keadaan siasia. makassar adalah penyebar islam di nusantara meskipun pada akhirnya di tumbangkan sendiri oleh andinya(bugis-adik) padahal andinya mendapatkan agama lurus(islam) dari daengnya(makassar-kakak)—seharusnya arung palakka berfikir sebelum melakukan agresi bahwa makassar adalah kesultanan islam sementara belanda adalah orang kafir pembenci islam dan melawannya adalah pengkhianatan terhadap diri sendir karena semua orang islam itu satu—-. makassar rela melarikan diri untuk tetap berjuang melawan kompeni. makassar tersebar di berbagai tempat nusantara bahkan sampai ke malaysia, thaliland, dan afrika(ingat makassar bukan bugis-jadi jgn lagi bilang bugis afrika tapi bilang makassar afrika).
    yg nikmati kekuasaan disulsel adalah bugis bersama kompeni(klo tdk mau dibilang selingkuhannya). praktis anak2 bugis secara turun temurun menancapkan pengaruh dan hegemoninya di tanah makassar.
    hingga sekarang bugis masih mendomonasi pemerintahan di tanah makassar. tapi itu cuma persoalan waktu dan kesempatan. ada saatnya nanti bugis pulang kekampunya sendiri untuk mencipatakan peradaban atau membentuk kota sendiri. dan makassar tetap di tempatnya sendiri memegang kendali politik dan ekonomi nusantara bagian timur. dan ini adalh solusi aman agar makassar dan bugis tidak saling curiga dan mencela satu sama lain. dan identitas makassar dan bugis tdk lagi abu2 akibat saling mengklaim dan adu hegemoni. makassar tetap dikenal sebagai makassar dan bugis tetap bugis tanpa mengklim saudaranya sebagai bugis. karna makassar tdk pernah mengkalaim bugis sebagai makassar. meskipun dilihat dari nilai2 budaya dan sejarah peradaban memang makassar nampak mencolok seakan akan perwakilan nusantara bagian timur.
    jadi makassar pejuang tanpa jasa.
    selanjutnya janganki ada patotoai.
    kemudian cerdas. apanya yg cerdas dari bugis. bugis cuma merasa sendiri. boleh dibilang bugis tidak ada karyanya dalam mewarnai nusantarabagian timur. coba sebut mana karyanya bugis. mana orang cerdasnya bugis.
    INI BUKTINYA…
    – MAHA KARYA LA GALIGO DARI TANAH LUWU BUKAN BUGIS
    – PHINISI DARI TANAH BERU ALIAS TANAH KONJO ALIAS TANAH MAKASSAR
    – LONTARA DARI GOWA ALIAS MAKASSAR. PEMBUATNYA DAENG PAMATTE AL MAKASSARI. JADI TIDAK ADA LONTARA BUGIS.
    – BAJU BODO DAN PAKAIAN TRADISIONAL YG BEHASIL MEWARNAI SULSEL ADALAH MAKASSAR,
    – TUN ABDUL RAZAK, TUN NAJIB ABDUL RAZAK DAN MUSA HITAM ADALAH KETURUNAN SULTAN HASANUDDIN
    – SYAIKH YUSUF PAHLAWAN DUA NEGARA ADALAH MAKASSAR
    – KARAENG PATTINGALLOAN MANUSIA SI CERDAS NAN PANDAI YG PERNAH MENGASUH ARUNG PALAKKA ADALAH MAKASSAR
    – YG MENDAPAT JULUKAN AYAM JANTAN DARI TIMUR ADALAH MAKASSAR. BUKTI KEHEBATAN MANUSIA MAKASSAR DALAM ARENA PERANG DAN MARITIM
    TERUS MANA KEHEBATANNYA BUGIS. BERDAGANG??? BUGIS BARU BERDAGANG KETIKA GOWA TUMBANG SEMENTARA MAKASSAR BERDAGAN SEJAK DARI DULU.

    makassar cuman kalah kuantitas namun sama dalam kualitas atau malah lebih unggul
    camkan baik2

    sekian dulu

    • Islam Agamaku said, on May 5, 2013 at 10:47 am

      ooooiiii semua hari gini masih perdebatkan komunitas daerah, pada kemana coy… jagankan daerah Bumi aja udah selebar daun kelor ( Obama kentuk aja bs kita tau padahal jauh banget iyakan ) masa hari gini masih di perdebatkan yg demikian gk mau kalah 1 sm lain…ckckckckck,

    • ogi e wajo said, on August 22, 2014 at 9:36 pm

      jangan atas namakan bugis saja.kami bugis wajo tidak pernah komfromi dengan belanda.dan jangan lupa.keberhasilan makassar atas kerja sama kerajaan bugis lainnya.

  37. Daeng Sijaya said, on December 29, 2012 at 6:39 pm

    @tahir bajiki bawanu bugis bone penghianat REWAKO GOWA

  38. aswadsyam said, on December 30, 2012 at 2:02 pm

    Aru Palakka memang tak pantas menjadi PAHLAWAN NASIONAL. Terlalu kecil gelar itu bagi beliau. Beliau pantasnya menjadi PAHLAWAN KEMANUSIAAN, karena gerakan perlawanan terhadap kerajaan Gowa didasari keprihatinan beliau melihat MANUSIA diperlakukan seperti BINATANG. Disuruh menggali sungai di sekeliling Benteng Somba Opu, tanpa diberi makanan yang cukup. Ketika ada yang sakit, dibuang ke dasar sungai untuk menjadi santapan buaya. Itulah PESSE-nya Aru Palakka, dan itu pula SIRI-nya.

  39. tu rungkana sulawesi said, on January 1, 2013 at 2:36 am

    hahahahahaha….. lucu

  40. laila said, on January 1, 2013 at 6:14 pm

    ass…….maaf sy kurang setuju klu arung palakka termasuk salah satu wali 7,alasan beliau bersekutu dengan belanda melawan sultan hasanuddin (pemberontak), n perlu di ketahui arung palakka melawan sulta hasanuddin belum terangkat jadi raja,nanti setelah kerajaaan goa kalah melawan voc barulah arung palakka diangkat jadi raja dikarenakan sudah perjanjian voc dengan arung palakka & perlu diketahui kerajaan goa dulu menindas kerajaan bone dikarenakan bone belum mau menerima agama islam…..nb:ciri2 kewalian tidak ada kontroversi,contoh syaik yusuf…..

    • Islam Agamaku said, on May 5, 2013 at 10:50 am

      . La Maddaremmeng sendiri dipercaya mendesakkan keyakinannya untuk menghapuskan perbudakan, dan penerapan syariat Islam yang ketat dengan pelarangan sabung ayam, judi dan minum tuak; sebuah kebijakan yang saat itu tidak popular dan mengancam kedudukan para bangsawan. Dalam sebuah serangan kolosal, psaukan Gowa-Tallo yang dipimpin langsung Patih Karaeng Pattingalloang berhasil membekuk Bone dan menawan La Maddaremmeng bersama beberapa pengikutnya, termasuk bocah Arung Palakka dan keluarganya. nb : yg ini apaan?

      • Islam Agamaku said, on May 5, 2013 at 10:51 am

        perlu diketahui kerajaan goa dulu menindas kerajaan bone dikarenakan bone belum mau menerima agama islam….

        La Maddaremmeng sendiri dipercaya mendesakkan keyakinannya untuk menghapuskan perbudakan, dan penerapan syariat Islam yang ketat dengan pelarangan sabung ayam, judi dan minum tuak; sebuah kebijakan yang saat itu tidak popular dan mengancam kedudukan para bangsawan. Dalam sebuah serangan kolosal, psaukan Gowa-Tallo yang dipimpin langsung Patih Karaeng Pattingalloang berhasil membekuk Bone dan menawan La Maddaremmeng bersama beberapa pengikutnya, termasuk bocah Arung Palakka dan keluarganya. nb : yg ini apaan

  41. daeng ooo... daeng....oo...daeng... said, on January 4, 2013 at 8:28 am

    arung palakka artinya tuan yg dibuang??? arung=tuan/raja. palakka=yg dibuang_bahasa makassar.
    berarti arung palakka orang Gowa asli donk?????

    gelar Daeng=kakak=orang mksr kakak
    gelar Andi= adik=orang bugis adik

    kok????

    • A abu samsi said, on May 19, 2013 at 9:52 am

      Arung palakka spt nabi Musa hidup di istana firaum………. Arung palakka spt soekarno…

  42. UCHIX said, on January 15, 2013 at 9:10 am

    sejarah tidak bisa dilupakan, namun biar bagaimana sejarah sudah menjadi milik masa lalu, jangan maki berkelahi… perjalanan kedepan masih panjang, biar bagaimana tetap ki bersaudara… Oke Sari’battang …..

  43. alfiansyah said, on January 16, 2013 at 1:47 pm

    sejarah itu sebuah kisah yg tidak mungkin di rubah ataupun di lupakan…tapi layaknya sebuah sejarah (pohon=bhs arab) kita dapat memetik hal2 yg baik dan membuang hal2 yg buruk….hendaklah kita bersikap arif dan bijaksana…. tidak ada gunanya saling memprovokasi hanya tuk memecah belah persatuan krn sejarah masa lampau tdk akan mungkin terulang kembali dgn versi yg sama krn masa dan keadaannyapun berbeda…apalagi setelah ratusan tahun nenek moyang kita sudah saling mengikat tali kekeluargaan melalui perkawinan jd tidak ada gunanya saling memprovokasi krn sebenarnya kita semua ini bersaudara…..meributkan masa yg telah lampau tdk akan menguntungkan kita sebagai rakyat dari bangsa ini,.. justru malah membuat kita semakin berpikiran sempit dan mengalami kerugian dlm banyak hal……yg musti kita lakukan adalah bersatu untuk membenahi kesalahan di masa lampau dan membawa bangsa ini ke arah yg lebih baik…..bangsa kita sdh jauh tertinggal dlm segala hal….mari saudaraq sebangsa dan setanah air…..kita kuatkan persatuan dan kesatuan bangsa ini….

  44. Paijo said, on January 25, 2013 at 3:46 am

    Santai bro, nggak usah saling caci maki…
    Saran saya anda Jgn macam2 ama orang Makassar. Soalnya orang Makassar itu KASAR, namax jg orang makassar. Selain dari pada itu tdk bisa dipungkiri bahwa orang makassar itu lebih kreatif dari orang Bugis. Buktinya saja COTO MAKASSAR, itu adalah makanan favorit dari kota Makassar. Bahannya dari jeroan, usus, dan kantung kotoran sapi. Sekalipun bahan2nya menjijikkan tp orang Makassar msh bs mengolahnya menjadi masakan nikmat. Itukan suatu bukti bahwa orang Makassar itu kreatif dan lebih baik dari orang Bugis bahkan semua suku di dunia ini.
    So, salut deh buat Makassar.

  45. Wija To Bone said, on January 28, 2013 at 9:34 am

    @Paijo : edd coto ji lagi…liatmi itu banyak orang makassar mati gara2 asam urat dan tekanan darah tinggi…

    Intinya begini bro….walaupun kalian ngomong apa tidak bakal merubah sejarah…artinya pemenangnya Tetap Arung Palakka…hahahaha Bone Koe

  46. daeng ooo... daeng....oo...daeng... said, on February 1, 2013 at 7:05 am

    arung palakka adalah misterius. hal yg misterius tdk perlu dibanggakan. malah ada yg bilang arung palakka adalah putra GOWA. jadi bugis tdk ada apa2nya.
    bukan hanya coto dari makassar… ada pallu basa, pallu mara, pallu kaloa, sarabba, dkk.
    ada juga perahu phinisi dari makassar konjo bulukumba,
    ada LONTARAK buatan DAENG PAMATTE AL MAKASSARY ,, ada yg lebih besar,, KOTA MAKASSAR.. Mana kota bugis?????jadi apa yg mau di hujat dari orang makassar???
    jgn jg salah paham trhadap karakter kami (makassar) , kami tdk kasar tpi tegas, ketika kami katakan itu A,, maka kami konsisten dgn A. ejapi nadoang, siri napacce dll

  47. bayu segara said, on February 1, 2013 at 5:06 pm

    hai org bone…saran sy urus sj aru palaka jd pahlawan lokal, jangan paksakan diri mau jd pahlawan nasional…..naketawaiki orang di luar sulsel, tambah bikin malu orang bone. cukuplah cap penghianat yg ada, jgn lg di tambah cap tdk tau malu. ok!

  48. Arif Lewisape said, on February 11, 2013 at 12:49 am

    Saya dari daerah Bima NTB, yaitu daerah wilayah selatan Nusantara yang memiliki hubungan dengan kerajaan Gowa-Tallo, numpang komentar. Aru Palaka yang adalah tokoh kontorversial dalam kaca mata ” Nasionalisme ” ( -yang masa itu belum ada – ) memiliki peran ” khusus ” dengan Kesultanan Bima ketika memenjarakan raja Bima Sultan Jamaluddin di penjara Batavia ( sekarang Gedung Museum Fatahillah ) , dengan tuduhan membunuh bibinya sendiri yang menjadi permaisuri Raja Dompu. Sebuah peristiwa yang menyakitkan bagi masyarakat Bima. Tetapi itu peristiwa masa lalu yang sulit diukur dengan nilai-nilai masa sekarang. Seringkali terjadi konflik ” trikhotomi “, yaitu ketika A berkonflik dengan B, dan B berkonflik dengan C , maka A pasti bersekutu dengan C untuk ” menghancurkan ” B sekalipun ada ketidak-senangan A terhadap C. Langkah yang terpaksa diambil . Itulah yang terjadi. Orang Bali di Lombok menentang penjajah Belanda . Tetapi justru penjajah Belanda dibantu orang Lombok. Hal ini terjadi karena selama ratusan tahun orang Lombok dijajah Bali. Pilihannya adalah membantu Belanda untuk menghantam Bali walaupun perjalanan sejarah berikutnya, orang Lombok harus dijajah Belanda. Itulah konflik trikhotomi dengan konsekwensi-konsekwensi kesejarahan. Apa yang harus dilakukan ? Persoalan konflik trikhotomi Gowa – Bone – Kompeni Belanda, masa lalu harus dilihat secara arif, walaupun luka sejarah tidak semudah itu disembuhkan. Sejarah masa lalu harus menjadi pelajaran bagi kita masa sekarang untuk membangun masa depan yang cerah.

  49. daeng ooo... daeng....oo...daeng... said, on February 11, 2013 at 6:17 am

    arif lewisape,,,namun tdk sesingkat itu sejarah berdarah antara gowa dan bone+belanda sebagaimana komentara anda,,,, threekhotomi tdk cocok disemakkan dalam perseterun antara Gowa dan Bone belanda(BONBEL),,, namun demikian semua harus melihat sejarah lebih objektif,, kejayaan Gowa terlalu besar untuk diceritakan di dunia maya semacam ini.

  50. lailasari said, on February 17, 2013 at 6:29 pm

    1.aru palakka gagah berani (lelaki) ,klu gagah berani kenapa lari dari sultan hasanuddin….
    2.sejarah banyak dihilangkan,contoh :1.aru palakka sebenarnya belum jadi raja pada waktu melawan sultan hasanuddin….,..2.kerajaan goa masuk menyerang kerajaan bugis bukan dikarenakan rempah2 atau sesuatu,klu rempah2 coba pikir letak sterategis semua wilaya sulawesi dulu,kebanyakan hasil dagang arab/cina datang ke pelabuhan paotere (kerajaan goa & tallo)
    3.ini lebih lucu & memalukan suku bugis sendiri……aru palakka di masukkan salah 1 wali,wkwkwkkkkk…..

  51. Daeng Marewa said, on February 21, 2013 at 1:51 am

    Memang betul Indonesia belum ada ketika terjadi Perang Makassar,NKRI baru ada tahun 1945,bicara sejarah tdk bisa dilihat dari satu sisi saja tapi dari berbagai sisi.Sultan Hasanuddin adalah Pahlawan Islam dan Pahlawan bagi Gowa dimana beliau mempertahankan kehormatan agama dan negerinya dari serangan dan ancaman bangsa lain jadi wajarlah bila mendapat simpati yang besar, sedangkan Arung Palakka adalah Pahlawan Bone karena memardekakan Bone dari penjajahan Gowa dan pahlawan kemanusian karena menentang tirani bangsawan gowa yang sewenang-wenang. Kenapa Arung Palakka begitu demdam dengan Gowa karena ada latar belakangnya.Kakek dan Ayah Arung Palakka di bunuh dengan cara di cangkul kepalanya ketika ada pengerjaan benteng sombaopu atas perintah karaeng Karunrung dan kemudian penindasan dan penganiayaan atas orang Bone-Soppeng.Sehingga melahirkan tekad u balas demdam dan membebaskan negerinya dengan cara apapun termasuk kerjasama dengan Belanda.Jadi orang-orang belakang memandang sejarah mereka tentunya dengan sudut pandang yang berbeda pula.Kita tidak perlu debat kusir tentang siapa yg lebih hebat antara Gowa dgn Bone atau Makassar dengan Bugis karena sesungguhnya kita semua berawal dari yang satu.Seharusnya Tdk ada dinding Agama,suku,daerah .Kalau ada sesuatu yang salah mari kita benarkan dan mari kita semua mengisi kemardekaan ini dengan pembangunan dan kesejahteraan.Kalau dulu Makassar bisa dominan di Nusa ntara ini begitu juga Bugis, kenapa sekarang kita orang Sulsel tdk bisa berjaya minimal untuk ukuran Indonesia syukur sampai ke Mancanegara. Sejarah dulu tetap dipelajari karena ada sesuatu hikmah,nasehat,ajaran yang bisa diambil u kesempurnaan masa depan. Rewako Gowa Ewako Bone bersatu untuk kejayaan orang Sulawesi.

  52. daeng ooo... daeng....oo...daeng... said, on February 21, 2013 at 4:11 am

    masalahnya adalah bugis selalu merasa lebih bermartabat, terhormat, hebat dan jago,, ini bisa di lihat dari tulisan2 anak bugis di media, di sisilain makassar justru di tuduh sebagai orang bodoh, terbelakang, pa’bambangan na tolo,,,, dsb. padahal cerita2 dan sejarah yg orang bugis sebarkan yg berisi sejarah heroik dan prestasi adalah karya orang makassar. inikan namanya bugisasi. intinya kami anak makassar selalu siap berdamai asalkan bugis tdk mengobok2.

  53. BONE said, on March 1, 2013 at 7:21 am

    terserah anda ingin menghina arung palakka itu hak anda. .
    tapi dia akan selalu jadi pahlawan untuk orang bone…. anda membaggakan pahlawan anda kami juga membaggakan pahlawan kami….. jdi tidak usah saling menghina…

  54. BONE said, on March 1, 2013 at 7:26 am

    terserah anda ingin meenghina arung palakka itu hak anda.
    tapi dia akan selalu jadi pahlwan untuk orang bone.
    anda membanggakan pahlwan anda.
    kami juga membanggakan pahlwan kami.
    jadi tidak usah saling menghina….

  55. BONE said, on March 1, 2013 at 7:31 am

    lailasari… pasti anda tidak mau mati konyol..
    sama juga arung pallakka… paham……..

  56. BONE said, on March 1, 2013 at 7:37 am

    halo bayu sagara… loko sigajang sibawa iya….

  57. BONE said, on March 1, 2013 at 7:43 am

    yang mengatakan kalau arung pallaka adalah penghianat. berarti dia tidak mengerti tentang sejarah bone… dan kalau anda bukan bugis bone tidak usah koment… paham….!!!

  58. BONE said, on March 1, 2013 at 8:30 am

    lailasari… itu terserah kami…. anda tidak usah mencampuri urusan kami…. urus urasan anda sendiri….

  59. BONE said, on March 1, 2013 at 8:38 am

    rekza ramadhan… anda pintar atau bodoh…. sih…. dalam menyikapi sejarah….

  60. ybaralangi said, on March 1, 2013 at 6:22 pm

    supaya anda tau kerajaan Bone pernah menginvasi tana toraja dgn kekuatan 7 paloh paloh(keranjang} setingkat 7 batalyon lebih mereka sesukanya merampas hak2 orang toraja tetapi apa yg terjadi mereka terusir dari tana toraja hanya pulang 1 paloh paloh dihadapin hanya 127 orang tobarani tana toraja termasuk kakek moyang saya KARASIAK dan mereka mengadakan sumpah diperbatasan enrekang bahwa kalau orang bone tidak akan naik ketoraja lagi dgn niat tidak baik,kenapa orang bone kalah? karena mereka berdosa dgn kakak tertua mereka orang toraja.oleh karena itu pada waktu Arung palakka menyerang GOWA bersama belanda dan Orang Ambon dibawah pimpinan Kapitan Jonker banyak para tobarani toraja turun kegowa bersama Sultan Hasanuddin bertempur mempertahankan kedaulatan kerajaan Gowa sebagian dari mereka gugur dikota kita tercinta ini dan mayatnya diantar pulang berjalan kaki dipikul ketana toraja atas perintah karaengta Sultan Hasanuddin,tetapi menurut cerita moyang kami banyak para pahlawan kita gugur orang Makassar maupun Orang Toraja bukan oleh pasukan Bone tetapi mereka gugur melawan Orang Ambon padahal para tubaraninta rata2 berisi tapi yah itulah kenyataannya Ilmu dimana matahari terbit lebih jago dari tana sulawesi selatan tidak bisa dipungkiri Orang Ambon punya Ilmu lebih keras daeng.

  61. iccank said, on March 5, 2013 at 2:59 pm

    sombaya ri gowa, mangkau ri bone. Mereka adalah saudara dan diberikan kepemimpinan dinegerinya sendiri. setelah bone akan berkembang karena pelabuhan bajoe maka kerajaan gowa menyerang ke bone karena merasa akan tersaingi perdagangannya. pada pemerintahan raja bone La tenri rawe bongkange, raja gowa menyerang ke bone dan mendapat perlawanan oleh rakyat bone dan pada akhirnya raja gowa waktu itu terpenggal kepalanya. Pasukannya pun kocar-kacir. raja Bone yg berhati besar mengambil jenazah raja gowa dan mengantarnya ke gowa dengan adat kebesaran bone. Akhirnya pengganti raja yg terpenggal tersebut menerima pasukan bone dgn baik dan diadakanlah perjanjian antara Gowa dan Bone. hasilnya Gowa bergelar daeng dan bone bergelar Andi sebagai tanda persaudaraan “Kakak-Adik”.
    Setelah beberapa tahun lamanya perjanjian ini, soppeng dan wajo yg masih dalam tawanan kerajaan Gowa meminta bantuan kerajaan Bone. Kerajaan Bone menyetujui hal tersebut dan akhirnya terjadi persatuan / perjanjian “tellumpoccoe”.
    raja gowa marah mendengar kabar ini dan menyerang kerajaan bone berulang kali namun pasukan kerajaan Gowa terpukul mundur.
    Setelah islam masuk ke gowa, akhirnya kerajaan gowa menyebarkan agama islam ke seluruh pelosok di sulawesi ini. Kerajaan Bone menolak agama islam krn beranggapan pengislaman ini hanya kedok untuk menguasai bone. terjadilah perang islam yg mengakibatkan kerajaan Bone kalah dlm perang ini. mulai sejak itu kerajaan bone dijajah oleh Kerajaan gowa dan rakyat bone menjadi tawanan kerajaan gowa.
    Arung palakka tdk menerima hal ini dan melakukan perlawanan dan bekerja sama dgn VOC yg akibatnya kerajaan gowa takluk.
    Ini adalah sebuah perjuangan bukan pengkhianatan.
    org bone dan gowa, mari tdk memperuncing masa yg lalu. sultan hasanuddin pahlawan org gowa, ARUNG PALAKKA pahlawan Bagi Orang BONE. Kalian yg ada di gowa jelas pertahankan Sultan hasanuddin dan kalian yg ada di BONE jelas mengidolakan ARUNG PALAKKA. itu sdh pasti. persoalan ini tdk ada habisnya dan bila diungkit terus akan memperkeruh keadaan dan kalian akan menjadi korban yg akan mati konyol.

  62. putra maspul said, on March 6, 2013 at 4:59 am

    “tabe ki puang”
    ketawa sy baca ini koment2 yg tdk bermutu n tdk mendidik..smua saling menghujat dan mencaci kyk sdh merasa paling benar apa yg mereka yakini..mana intelektualitas kalian..siri jg di maknai keliru skrg..seolah olah memaknai siri skrg seperti siri nya org2 dulu…kalian hidupkah jaman mereka??kalo tdk jgn seolah olah mengerti tentang mereka dan apa yg mereka lakukan dan inginkan…bugis merasa paling jago begitupun makassar sama ji juga,,trus kalo kalian sudah jago mau apa??kalopun dunia mengganggap kalian 2 suku yg hebat trus mau apa??masuk surga ko kalo dibilang jago sama hebat??hal yg lebih ironis lagi dari kalian suka membanggakan sejarah org dulu,justru yg harus kau bangga adalah kalo diri sendiri yg hebat dan ciptakan sejarah hidup kalian sendiri, itu baru bagus..mau jadi kyk aru palakka sama S.hasanuddin bangga??itu namanya kau tdk bangga sama dirimu n tdk mensyukuri atas apa yg telah ALLAH ciptakan n berikan kepada dirimu..biarkan mereka jaya pada jamannya..kalopun mereka berdua masih hidup pasti menangis ki liat perseteruan saudara sebangsa dan setanah air sulsel..karena mereka berpikir dulu mereka berperang karena masing2 punya alasan yg kuat utk mmg harus berperang..tapi kalo skrg apa alasannya utk trus melanjutkannya???sudah tidak ada lg penjajahan dan jajahan..jgn sampe watak emosi kalian karena kalian tinggal di daerah pesisir..jika kalian ingin belajar berperangai baik,sabar,dan santun maka belajarlah sama org2 gunung yg lebih sabar,sopan dan ber etika!

    “salam persatuan dan persaudaraan se sulsel dari kami putra maspul to endekan”
    EWAKO !!!

  63. petta ponggawae said, on March 15, 2013 at 7:27 am

    talinge’li topada talinge salessureng’ku malebbi’e, masalah Arung Palakka dan Sultan Hasanuddin hanyalah mereka berdua yang tahu dan Allah SWT. Persoalan Arung Palakka memberontak ke Kerajaan Gowa adalah hal mesti dia lakukan karena dia merasa memiliki siri’ na pesse akibat perbudakan dari Kerajaan Gowa. Sultan Hasanuddin pun begitu, dia mesti mempertahankan Kerajaan Gowa dan wilayah kekuasaannya (Bone) karena dia juga memiliki sirisiri’na pacce. Mereka berdua memiliki satu hal sama yaitu sirina pesse = siri’na pacce. Pertanyaannya sekarang, pakah kita masih memiliki keyakinan itu? itulah yg terpenting. marilah bersama kita bangun Tanah Arung Palakka dan Tanah Turatea Mangkasara Imalombassi Karaeng Mattawang dalam wadah NKRI, Sulsel khususnya sebagai daeraha yang memiliki siri’na pesse=siri’na pacce secara positif. Saya ungkapkan ini walaupun saya berada di rantau tapi saya keturunan dari dua kerajaan ini. Ewako Bone Rewako Gowa !!!!!!!!!!!

  64. A. Achmad H.N Dg pattoro said, on March 18, 2013 at 5:57 pm

    Assalamualaikum……., Kepada saudara(i)ku yang saya hormati janganlah perseteruan/perbedaan pendapat saudara(i)ku sampai diperpanjang, marilah kita bersatu untuk membangun SUL-SEL pada khususnya dan NKRI pada umumnya, marilah kita bersama-sama menjunjung tinggi harkat dan martabat kita sebagai orang SUL-SEL, karena kita adalah satu dalam SUL-SEL maka dari itu marilah kita bergandengan tangan untuk membangun negri kita ini, karena dengan bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, marilah kita memegang teguh pegangan nenek moyang kita yaitu sirina pesse/siri’na pacce, agar kita bisa saling menjaga dan mengasihi, saya sangat setuju dengan pendapat dari saudara kita @Petta PonggawaE, sayapun adalah keturunan dari kedua kerajaan ini, maka dari itu saya sangat sedih melihat perdebatan dari saudara(i)ku, saya hanya bisa bermohon kepada saudara(i)ku untuk tidak lagi saling menghujat, mencela dan merasa paling benar, marilah kita mengambil hikmah dari kejadian di masa lalu itu untuk dijadikan tolak ukur agar kedepannya kita bisa bersatu, bersama saling mengangkat martabat kita tuk membangun negri kita yg tercinta ini untuk kesejahteraan kita dan anak cucu kita kelak nanti Amin….., Wassalam….., Hidup NKRI, Hidup SUL-SEL, Ewako Bone Rewako Gowa !!!!!!!!!

  65. putra selatan selatan said, on March 19, 2013 at 1:22 am

    makassar tdk bangga2an dgn sejarahnya. tapi makassar disebut2 dalam sejarah lintas nusantara dan dunia. itu masalahnya, knpa andinya(bugis) cemburu liat daengnya disebut2 dalam sejarah. andi bugis pun tdk mau tggal diam, andi bugis tdk mau dikalah oleh daeng makassar. maka andi bugispun melakuan segala upaya untuk mengubah kenyataan ini, salah satunya “bugisasi”. maka jgn heran jika smpai skrang kedua kubu ini tus akan bermasalah. tapi kalau mau aman, “stop bugisasi”,,
    salam hangat sala persahabatan,

  66. chiko said, on March 19, 2013 at 7:36 pm

    Mkssar : pabbambangeng na tolo,tolo,tolo,tolo,tolo,dan tolo….lihat Bone dong,Bone kota beradat.nah klu Mkssar ?Mkssar kota Daeng…..hahahahahahaa.Daeng tuh. Maknanya apa ????klu Bone kan kota beradat jadi orang Bone tuh lbih pintar dri orang Mkssar.makanya itu orang Bone sering bilang REBBA SIPATOKKONG,MALI SIPARAPPE,MALILU SIPAKAINGE’,SIPAKATAU SIPAKALEBBI.orang Bone rendah hati dan menghargai sesama serta tolong menolong…..Hidup orang Bone.
    Oya satu lagi,klu Mkssar itu sebagai Daeng(kakak) dan orang Bugis itu Andi(adik)tpi knp orang selalu bilang Bugis-Mkssar bkan Mkssar-Bugis ???itu satu contoh kecil dimana orang Bugis itu lebih di kenal di penjuru dunia.contoh jga di Singapura ada Bugisjunction,Bugis street dan ada juga Bugis village….klu Mkssar cuma ada di slah satu mie instant yaitu Coto Mkssar……..hahahahahahahahahaaaaaa……payah

    • sule said, on May 5, 2013 at 11:08 am

      ngakak guling2 baca yg 1 ini…..bakakakakakakaa

    • DJANGKIS said, on March 15, 2014 at 12:05 pm

      bedakan bugis bone dengan bugis makassar…
      ingat …
      perang makassar bukan perang suku..
      kerajaan gowa-tallo(makassar) punya sekutu dri bugis.bgtu jg bone sekutu dr makassar..

  67. putra selatan selatan daeng makassar said, on March 20, 2013 at 4:56 pm

    1. soal bugis-makassar, apa bedanya dgn jawa-makassar atau arab-makassar atau china-makassar atau amerika-yahudi atau gowa-makassar(makassar-gowa ngga bagus kedengarannya dan penyebutannya). jadi persoalan lidah saja andi ku bugissssss. coba kalau lidah anda inggris pasti terbalik menjadi the makassar-bugis.
    2. sola kecerdasan dan martabat. emang mana buktinya bahwa andi bugis cerdas?? emang siapa yg ciptakan lontara?? phinisi??kerajaan islam??? coto makassar??(no coto bugissss) baju bodo dari mana ??? kota makassar dimana??? (n0 kota bugiss!!!!) pahlawan internasional dua negara dari mana???? syaikh yusuf dari mana??? perdana mentri malaysia Tun Abdul razak darah apa??? Dr wahidin sudiro husodo darah daeng apa andi???? sastra dunia La Galigo dari mana???( dari luwu andi,,,ituuu luwu ya luwu bukan bugisss) kahar muzakkar dari mana???(dari luwu juga andiku kodong), strata sosial paling bergengsi,paling seragam, paling unik, paling historis apa???(DAENG itu di pake semua orang makassar, dan paling banyak di pakai di dunia….pemakaian daeng yg seragam menunjukkan jati diri makassar yg saling si pakatau, sama derajat, yg bedanya hanya iman dan taqwa,,, lihat setinggi2nya pangkat sltn hasanuddin pasti dipanggil tonji daeng dan serendah2nya si baco di panggil tonji daeng baco..)
    andi… nyadarki,, tahu diriki… umur ta baru seumur jagung,, jdi jgn cepat sombong,,,
    ingatki jg andi” pelabuhan internasional dibangung oleh siapa??? makassarkan???
    makanan dan jenis minuman khas sul sel dari mana?? dari tanah makassarkan??
    andi’,,maluka lihatki begitu,, tong kosong nyaring bunyinya….eja tompi nadoang…

    3. kalau hegemoni makassar diberbagai daerah tdk terhitung jumlahnya. bacaki sejarah andi,,, ada macassar di cape town afrika selatan, ada makassar diaustralia utara, ada makassar di maluku, ada makassar d jakarta, ada pulau makassar di sulawesi tenggara, ada makassar di thailand selatan, ada makassar di madagaskar, dll. sedangkan nama bugis yg ada di singapure adalah bukan lahir dari kearifan budaya, tapi sebuah konsep modern yg sarat dgn kepentingan negara dan ekonomi.
    andi’,,, ki tahuji minuman khas dari thailand???? “KRATING DAENG” ini ada sejarahnya dimana pada saat terjadi perjanjian bungaya mk bnyak pejuang makassar yg melarikan diri semua penjuru,, termasuk negeri thai…di sana makassar berjuang mati2an melawan temannya orang bugis yakni kafir belanda..dan perancissss,,,

    andi’ku apa mau dibanggakan dari mu andi’..?? bahasa dan logat mu apakah?? saya kira logat makassarji dipake di sul sel??? nyadar jaki andi’???

    jusuf kalla mau dibanggakan??? tahuji siapa itu yusuf kalla??? usahanya pak kalla ada di tanah makassar,,,knpa bukan di tanah bugis?? kmbali kpd persoalan keberuntungan,,, makassar lahir dipesisir cikal bakal pelaut dan pedagang ulum internasioanl,,bugis lahir dipegunungan,, cikal bakal para petani…

    nyadarki andi’ maluku ada di ambon….
    mallarangeng family mau dibanggakan ???? sang koruptor ulung…

  68. putra selatan selatan daeng makassar said, on March 20, 2013 at 5:09 pm

    makassar ayam jantan dari timur. bugis ayam betina dari timur. belanda ayam jantan dari barat,,,

    berarti
    makassar=pejantan
    bugis=betina
    belanda=pejantan

    berarti makassar pasangannya adalah bugis krna setiap yg jantan butuh betina.
    belanda sebagai pejantan tdk punya pasangan betina.
    tapii belanda punya kelebihan yg di sukai oleh si betina(kayak cewek suka cowok kuat,pemberani dan berduit). sementara sibetina tdk menemukan hal tersebut pada si jantannya(makassar) mka terjadilah percekcokan suami istri. istri(bugis) minta di cerai, tapi suami(makassar) tdk menerima. mk muncullah ide jenius dar sang istri yakni selingkuh.

  69. chiko said, on March 21, 2013 at 9:18 am

    Orang Mkssar presidennya siapa ?????ngga ada kan ??preetttt……
    Orang Bugis presidennya siapa ????pak Habibie,….horeee…..
    Orang Bugis wakil presidennya siapa ????pak JK,…..horeee……
    Yang jadi tokoh perdamaian di Aceh siapa ????pak JK,……horeeee…..
    Yang jadi pemborong bangunan sma jalanan siapa ???orang Mkssar…horeeee…..hahahahahahahahahahahaaaaaaaaaaaa…..
    Saudara@putra selatan selatan_anda perlu tau Singapura itu ada krna adanya orang Bugis,klu ngga percaya cari sendiri sejarahnya ya…….O̲̲̲̅κ̲̲̲̅e̲̲̲̅.,salam orang sul-sel,kita bangga jadi orang sul-sel……majukan sul-sel dgan persatuan dan kesatuan,klu bukan kita siapa lagi……

    • tunrazak said, on October 13, 2014 at 7:49 am

      Perdana menteri malaysia tun razak dan najib tunrazak keduanya turunan gowa makassar. Jk pernah dipecat oleh gusdur karna dianggap korupsi. Gmn bro?

  70. putra selatan selatan daeng makassar said, on March 22, 2013 at 10:27 pm

    andi ku chiko…tabe..sekali lgi daeng katakan tong kosong nyaring bunyinya,,,
    eja tompi na doang..perkataan andi chiko butuh bukti,,kami bukan orang bodoh yang mau di bodohi oleh orang yg tdk tahu,,,

    andi’ itu pak habibi ayahnya orang gorontalo, ibundanya orang jowo, cuman pak habibinya aja yg lahir di pare-pare.=bukan bugis asli
    pak yusuf kalla???? bersyukurki andi karna mulai tommi ada orang hebat ta,, al hamdulillah sudah mulai mki menyusul,,ayo berlomba menjadi orang2 hebat,,,,ayoooo,,,,
    tapi disisi lain orang2 hebat seprti yasuf kalla samaji dgn pak SBY,,mereka menikmati kekayaan indonesia secara diam2, mereka jg menjual aset bangsa ini secara membabi buta,,,mereka semua adalah neo liberal,,penjual aset negara,,penyambung tangan kiri orang2 asing,,,
    maka jgn tertipu dgn kedok mereka yg lomba2 menunjukkan kebaikannya, atau mereka sok pahlawan,,
    jdi alhamdulillah sudah ada dua figur yg diidolakan oleh andi bugis,,

    tai kenapa hanya dua???
    tambahlah,,,kayak mallarangeng,,dkk.

    okelah sy sambung,,
    kita tengok makassar,,anda memang benar jika anda melihat pemborong dari kalangan makassar. tpi pertanyaan, sebandingkan tuduhan anda dgn peradaban makassar yg telah diraihnya??? cocokkah dimuat keburukan seseorang sementara kebaikannya tak terhingga??? kemudian adakah suku bangsa yg 100% orang hebat2, atau minimal tdk menjadi pemborong??adakah suku bangsa yg kerjanya semua pengusaha?? atau apakah andi bugis tdk ada yg jadi pemborong???
    tdk pernahkah anda melakukan survey di daerah anda bahwa trnyata andi bugis banyak tonji orang pemborong, orang jahat,orang miskin, orang tdk solat, peminta2 dll, mau bukti???(bacaki sejarah dan koran atau surveyki langsung didaerahta atau datang maki saja ke kota daeng, survey semua orang peminta2 atau pagoyang becak,,sy sendiri telah melakukannya dan hasilnya cari 1 2 ji) . persolannya orang mkakassar membangun pusat kota peradaban, yg kemudian yang baik2 dan yg buruk2 semua terlihat,,sementara ada orang yg cemburu dgn prestasi makassar, maka kesempatan bagi orang2 kerdil untuk melampiaskan dendam meraka dgn cara mencelah orang2 besar dgn cemoohan yg remeh.

    kemudian masalah tempat2 yg punya nama bugis di singapur tdk jauh beda dgn BUGIS WATER PARK yg ada dimakassar, maksudnya adanya nama bugis di singapur dan makassar itu tdk lepas dari kepentingan politik budaya gaya modern atau simpelnya adalah wacana bugisasi,, dan hal ini menandai akan adanya konflik saudara antra makassar dn bugis di masa akan datang, sebuah konflik peninggalan kompeni belanda yg di wariskan kpd arung palakka dan generasinya.

    kemudian nama makassar diberbagai daerah dan dunia terlalu banyak untuk disandingkan dgn nama bugis,,

    selanjutnya,, tokoh2 dari makassar itu dicintai dan disepakati ke tokohannya secara nasional dan internasional, bahkan dalam agama krn jasanya menyebarka islam di nusnatara dan manca negara,,, kalau tokoh andi bugis masih kontroversial, maklum anak2 arung palakka yg juga tokoh kontroversial,,,

  71. putra selatan selatan daeng makassar said, on March 23, 2013 at 2:23 am

    andi’chiko,,daeng artinya=kakak, bisa jg brarti tuan. dan jka di sandingkan dgn nama setelahnya maka itu artinya doa bgi pemilik nama trsebut. sedangkan andi artinya adik, seseorang yg di anggap keluarga dekat, yg d pakai orang bugis. sebuah peninggalan budaya dari nenek moyang bangsa makassar untuk kedua suku bangsa yakni makassar dan bugis agar tetap rukun damai.

  72. Fans neutral Aru Palakka said, on March 27, 2013 at 5:45 pm

    Jika SAYA adalah Oliver Stone atau Coppola, pasti SAYA bikin film paling Keren sedunia ttg Beliau. Pasti mengalahkan film paling Keren mana pun. Buat saya, Aru Palakka adalah tokoh pemimpin dan pebisnis internasional yang handal, yg Bisa bikin kesepakatan dagang selama 2,5 abad. Sedang pahlawan2 yg ada di tembok sekolah masa sd, cuma raja2 yg kalah strategi bisnis. Dan ini semua lum terkait dengan masalah nasionalisme krn lum ada Indonesia.
    Jika dikaitkan dengan masalah nasionalisme, bilanglah kita bangsa yang bersatu krn ingin terlepas dari cengkraman VOC. Katanya, selama 3,5 abad terjajah. VOC adalah perkumpulan pedagang yang pada suatu masa dikendalikan oleh 1 org Belanda dan 2 orang dari Nusantara. 1 org belanda dan 1 org nusantara wafat. Sisa 1 dari nusantara yang kok bisa bikin kesepakatan dengan pengurus VOC selanjutnya langgeng selama 2,5 abad tadi.
    Jadi, siapa jajah siapa kalau ada seorang nusantara yang mungkin saja berperan membesarkan VOC selama duapertiga masa penjajahan?

    • sule said, on May 5, 2013 at 11:16 am

      ni yg Q suka ni mengarah ke masa depan (bisnis)… harus di layar lebarkan bro jgn jd sekedar angan2 saja..

  73. anil_basfain said, on March 27, 2013 at 5:54 pm

    Mantap daeng…. Thanks pencerahannya

  74. bate salapanga ri gowa said, on March 29, 2013 at 6:18 am

    arung palakka pebisnis khandal???????? haaaaaaaaa???????????
    kok bisa????
    mana pelabuhannya??????
    gue kira arung palakka orang pegunungan??????kayak arab badui,,
    jgn ngaurrrr dechh…..

    sultan alauddin dst lah sang pedagang nusantara yg bahkan sampai ke australia dan afrika

  75. syolahuddin said, on March 29, 2013 at 6:50 am

    Itulah Sebabnya Kenapa Saya Lahir dan Besar Dijakarta, Sedangkan Nenek saya Dari Bone, Ternyata Ada Sejarahnya Mengapa Saya Ada Di Jakarta, Jika Tidak Ada Perseteruan Antara Bone dan Gowa, Mungkin Saat ini Saya Ada Di Sulawesi Selatan

  76. willy said, on March 30, 2013 at 4:23 pm

    Arung palakka sang pembebas..

  77. Andi Heri said, on April 9, 2013 at 10:10 am

    Bugis dan Makassar tetap harus bersatu

  78. Andi Heri said, on April 9, 2013 at 10:24 am

    Saya orang Bone (bugis) tetap bangga terhadap Arung Palakka sebagai pahlawan Bone
    dan kita orang bugis harus mengerti juga perasaan saudara2 kita orang makassar bahwa Sultan Hasanuddin adalah pahlawan.
    YANG LALU BIARLAH BERLALU BIARLAH ALLAH YANG MENGADILI
    Alangkah baikx jika kita bersatu untuk sulawesi selatan bahkan seluruh sulawesi karena kita punya prinsip yang sama yaitu sirina pesse/siri’na pacce SIRINA PESSE/SIRI’NA PACCE. Kta harus bangga karena mempunyai prinsip ini dan mudah2an keturunan kita juga tetap memegang prinsip ini dan alangkah kuatx kita jika kita bersatu (BUGIS dan MAKASSAR atau MAKASSAR dan BONE).
    Sadarlah wahai saudara2ku kita ini sedang dijajah oleh ???

  79. lord said, on April 17, 2013 at 6:21 pm

    dari artikel di atas dan penelusuran teman saya seorang amerika penggiat sejarah perang makassar sesungguhnya arung palakka ini adalah sosok yang unik dan kotroversial. kontroversial di sini karena posisi politik dalam masa itu yang dipilihnya (pihak VOC) kemudian cara untuk menjadi pemimpin bone dengan menggorok leher saudara yang bersama-samanya berjuang dan beberapa kali menyelamatkan hidupnya. uniknya di sini adalah beliau (arung palakka) melakukan segala kelicikan ini demi membela harga dirinya, seperti perjanjian dengan setan untuk sembuh dari penyakit mematikan. dan khusus untuk koment-koment beragam di atas, kawan-kawan saya orang sulsel masih ketinggalan rupanya di bidang nalar dan akal sehat . identitas masih di atas dari akal sehat.
    =pongtiku=the last warrior of south sulawesi

  80. Preet said, on April 18, 2013 at 7:17 pm

    Jhahaha……..
    perang yang tak pernah habis ini klo bgni…
    Biarmi deh SiHasan Jadi Pahlawanmu…
    biarmi juga Klo Latenritata ko anggap penghianat..
    Tapi janganko bela paksaki akui SiHasan sebagai Pahlawanku juga..
    kau, kau tommi..
    biarkanmi kuanggap pahlawanki juga Bossku Latenritatta..
    kan saya tonji kodongnge…
    klo kusimpanki potona Bosska di dompetku sebgai wali7e kenapaika..
    kan saya tonji.. buka kau to!!
    Tapi sudahmi deh…
    Jammaki bertengkar..
    biar tommi saya kuanggap pahlawanki Bosska..
    ituji na marahki klo kucopotki gelar pahlawanna bossmu…
    kan tidakji to!!!

  81. A abu samsi said, on April 19, 2013 at 5:23 pm

    Kisah arung palakka mirip kisah Nabi Musa, dgn fir’aum dipelihara istana, Allah maha adil, arung palakka terjaga dari mau, arung minta bantuan sama belanda krn sll dikejar2 sm gowa, gowa itu banyak sekutuxa sept wajo, luwu, mandar, toraja, krg bonto marannu dll, jadi arung palaka pikir biar sama2 penjajah baku tempur, arung palakka mirip soekarno ingat thn 1949 belanda menjajah kembali, soekarno minta bantuan sm rusia dgn syarat komonis diakui, ok yg jd komnis org tdk beres…….. Nnt dilanjut

  82. ardi said, on May 1, 2013 at 7:36 am

    yang baik kita jadikan teladan, di ikutin, yg buruknya kita jdkan sempadan, ambil iktibar. seandainya anda hidup pada masa itu andaakn tau cerita sebenarx. jg jgn melebih mengagungkan tokoh tidak kira arung atau hassanudin, Anda bicara tetang islam, jgn saling tuduh menuduh. mari kita bersatu. ngak ada yg tersakiti bukan?. kisah silam yg salah kiata jgn ikutin, kita generasi baru harus bersatu bukan memaki menghina sesama kita. salam dari malaysia.

    • M. YUSUF said, on May 11, 2013 at 2:21 pm

      Tolong bagi penulis. mengenai penaklukan mandar oleh arung palaka itu sama sxli kurang benar, karna dari semboyan nenek moyang anak mandar, belom ada sejarah nya bugis, makasar menguasai sejegkal pun tanah mandar, yg perlu anda tau raja bone menyerang kerajaan mandar balanipa sampai kampung kande api ejaan mandar, nganreapi ejaan bugis, namun tdk sampai di taklukan. kerajaan mandar menyerang balik & memukul mundur kerajaan bone sampai daerah paku, tuppu perbatasan pinrang, itu yg harus anda ketahui penulis, cth. kenapa di sebut KAB. POLEWALI MANDAR, perbatasan KAB PINRANG. POLE : datang. WALI : LAWAN sedangkan TUPPU : di sangga atau di ganjal itu lah sekilas impo buat penulis

  83. aconklampaae said, on May 14, 2013 at 4:20 am

    biapun seluruh dunia mengatakan ARUNG PALAKKA adalah penghianat..aku tetap pada pendirianku..ARUNG PALAKKA adallah PAHLAWANKU..karna di telah membebaskan nenek moyangku dari penjajahan dan penindasan orang-2 yng dikenalinya sebagai SAUDARAH DAN SEAGAMA..walau lidahku di potong 1000kali karna mengatakan sultan hasanudin adalah penjajah dan penindas ia takkan merubah pendirianku karna sejarah telah membuktikan kalau dia pernah menjajah dan menindas orang BONE..sesamanya orang bugis..saudarah ISLAMNYA juga..Jadi kepada saudarah-2 orang BONE biarlah apapun mereka mo bilang..kita tetap pada prinsip kita dan ingat pesan nenek moyang kita dulu…SIRAATUU ADA…SIDDI GAU..GAU MAPPANNESA..APPUNNANGI ADAE..IYYA WAPPUNAANGI GAU,E…pesan diatas sudah kita buktikan di masa To RISOMPAE ARUNG PALAKKA..palagi yng perlu di ributkan..buang waktu saja bedebat dngn orang2 tidak mau jujur dan mengakui kemenangan orang lain(MUNAFIK DAN PENGECUT)

    • penghianat said, on May 25, 2013 at 3:55 pm

      Apa urusan arung palakka membumihanguskan perlawanan rakyat Minangkabau terhadap VOC dan bersama VOC memerangi Tranujoyo setelah sudah berkuasa di bone,..? dasar,……..!!! F*ck

      • aconk said, on May 27, 2013 at 6:53 am

        Hahaha…orang bone dulu dah tunjukan rasa tak puas hati mereka kepada makassar..dengan peperangan atau pangkaukeng..bukan dengan cara sembunyi lalu teriak memaki sapai keluar ambeyen..
        kalau anda tak puas hati dengan kami orang bone..itu hak anda…tapi kalau jangla sembunyi lalu teriak sampe putus urat leher…anda juga selalu bilang orang bone pengecut,penghianat dan orang makasar pemberani pahlawan…Jadi ayo tunjukin keberanian dan kepahlanan anda KARAENG
        bone menunggu kedatangan anda…!!!

        ADAKAH ANDA BERANI???

  84. A abu samsi said, on June 12, 2013 at 8:00 pm

    Ardi di malasyia, aq bkn pelaku sejarah, tp nenekku La tenro aji (raja appanang) termasuk mendampingi arung palakka dlm pelarian, pasti sy tahu lontara sendiri, islam itu baik tp orgx belum pasti…….???????

  85. A abu samsi said, on June 12, 2013 at 9:39 pm

    Arung palakka seorang wali. Sultan hasanuddin seorang pahlawan SATU SAMA,

  86. yudhy said, on June 29, 2013 at 2:29 am

    intinya bagi saya arung palakka bukan penghianat

  87. daeng gassing said, on July 16, 2013 at 10:36 am

    tlg dong tulis jg sejarah toraja melawan bone( untulak buntunna bone)…… biar ketahuan arung palakka pahlawan pemmbebas atau penjajah

  88. Agung said, on July 24, 2013 at 5:38 pm

    Yg trpentg dari sjarah diats adlah Gowa bugs uda jadi Sulsel NKRI. Skrg tggal bgaimana saling membntur untk wlyh lain di Nusantara untk membgun. Tdk ada dosa trunan dalam islam. Krna amal perbuatn kmbli pda msing2 ok. Tetp brsatu membgn peradabn islam

  89. sul said, on July 25, 2013 at 7:01 pm

    Yg pastinya kalian perlu simak, di masa kerajaan masih mengunakan hukum rimbah.
    jadi intinya daeng? kita itu harus cari tau Arupalaka keturunan orng mana ibunya namanya siapa bapanya juga namanya siapa..
    Dan tempat tingalnya di mana!!
    Wafatnya serta makamnya di mana Apa di Gowa-Tallo atau di Bone..

  90. A Abu samsi said, on July 27, 2013 at 8:38 pm

    Akui saja arung palakka seorang jagoan…….. Krn kenyataannya begitu……

  91. A Abu samsi said, on July 27, 2013 at 10:53 pm

    Kerajaan terbentuk keinginan masyarakat krn ingin perlindungan seorang punggawa yg manrraguna bisa melindunginya, … Makanya belajar sejarah jgn emosimya/nafsu saja yg bicara, tdk semua kerajaan sewenang2.

  92. A Abu samsi said, on July 27, 2013 at 10:59 pm

    Mengenai arung palakka menyeran daerah lain setelah perjanjian bungayya krn pernah membantu gowa menyerang arung palakka dan keluarganya dan tdk mengakui perjanjian bungayya sbg arung palakka pemenan peran sekutunya…..sprt wajo dll.

  93. A Abu samsi said, on July 31, 2013 at 10:56 pm

    Kenapa arung palakka membantu belanda menyeran daerah lain?, krn setelah perjanjian bungayya bangsawan gowa yg tdk setujuh isi perjanjian termasuk krg galeson membantu daerah luar ut menhimpun kekuatan, sampai wilayah malesiya, anda harus pikir klu inggris bersatu dgn indonesia bgn barat dan kerajaan gowa, arung palakka akan hancur!!!

  94. A Abu samsi said, on August 5, 2013 at 8:04 pm

    Adakah perenam yg bisa menyebrangi selat malaka tdk pakai pelampun ????, hanya Arung palakka, adakah orang di indonesia klu turun di laut tdk asing air laut di sekitar?, akui saja arung palakka seorang jagoan dan seorang wali.

  95. A Abu samsi said, on August 6, 2013 at 8:47 pm

    Wilayah indonesia dari mana??, dari ksepakatan perjanjian DENN HAK thn 1949, bahwa wialayah indonesia ad bekas jajahan belanda, kenapa luas krn Arung palakka membantu belanda menaklukan daerah lain sehingga terbentuklah komonitas namanya indonesia,,,,,,,yg senasib….

  96. A Abu samsi said, on September 1, 2013 at 2:52 am

    Putra selatan, itu tanah luwu hanya dua suku bugis dan toraja….. Tdk ada suku luwu, syarat2 jadi suku punya bahasa dan adat istiadat, tapi di tanah luwu pakai bahasa toraja dan adat bugis tapi mereka pilih masuk suku bugis, ………

  97. A Abu samsi said, on September 5, 2013 at 2:38 pm

    Sastra la galigo pakai bahasa bugis, daeng….. Siapa bilang tdk ada lomtara bugis?, lontara bugis itu segi empat, lontara makassar seperti cakar ayam(jangan2), tanya ahli sejarah sulsel klu tdk berarti bodoh, yg dipakai sekarang segi empat.

  98. A Abu samsi said, on September 28, 2013 at 12:48 am

    Andi ??? Muculnya to manurung di south celebel kata andi tdk ada, pd thn 1905 semua bangsawan bugis melawan belanda, jadi ut mempermudah pencarian belanda beri gelar yaitu anan bangsawan dari bugis (andi),

  99. A Abu samsi said, on September 29, 2013 at 9:26 am

    Buginisasi……..hahaha…… Yg benar aja ……… Mau bugis at tdk, tdk ada urusan…….. Biar bukan bugis yg penting baik ……..

  100. A Abu samsi said, on October 6, 2013 at 9:37 pm

    Hasanuddin, tator itu keristen masuk pada abad 20 thn 1913, sdkng arung palakka hidup abad 17, terlalu jauh ikan dr panggannya.

  101. Nainn said, on October 17, 2013 at 6:33 pm

    SIRI’NA PACCEE… Malu dong ahh, sesama saudara bertengkar sejarah kelam yg sdh berlaluu, kan sudah jelas dari penjelasan2 sejarah,,

    DE’ GAGA JAGO.. Malah banyak yg komen merasa hebat di salah satu pihak, Malu ahh…

    Peace,,, Kita bersaudara cezzt…

  102. A Abu samsi said, on October 22, 2013 at 2:27 am

    Dalam pelajaran sejarah ttg penjajahan, kita star dari penjajahan belanda, padahal ada inggris menjajah sebelum belanda, kerajaan siapa kerja sama inggris………ut menjajah daerah lain ????, samaji……. Jangan bammi ribut, ……….

  103. A Abu samsi said, on November 24, 2013 at 7:18 am

    Yang masuk pahlawan bangsa Bugis dari penjajahan gowa yaitu Arung palakka, Arung appanang, arung bakke dan arung bila……..

  104. #SulselTrip Ngapain Ke Bone?! | Efenerr said, on November 25, 2013 at 3:34 pm

    […] 3. Blog […]

  105. andi bachtiar dharma said, on December 22, 2013 at 1:33 pm

    1. ngapain diperdebatkan sejarah perseteruan bone-gowa dan ketokohan aru palakka-sultan hasanuddin, itu masa lalu saudara…! biarlah mereka berdua mempertanggungjawabkannya dihadapan Allah SWT, dan tentu mereka sdh menikmatinya dialam sana dengan balasan yang seadil-adilnya.
    2. bone-gowa sekarang adalah 2 kabupaten yg berjuang untuk memakmurkan rakyatnya dalam bingkai nkri.
    3. lalu, kita sebagai manusia di zaman sekarang, sudah berbuat apa???, hanya saling membaggakan diri dan saling menghujat…!?
    4. jangan sampai menjadi golongan yang merugi dan menyesal…!

  106. A Abu samsi said, on December 26, 2013 at 10:06 pm

    Saya ingin mengatakan: 1. Perdebatan antara arung palakka- hasanuddin itu wajar saja, itu artinya kita punya tokoh yg hebat, lihat australia suku aslinya aborijin tp yg memerintah bule-bule aborijin tinggal di hutan, lihat amerika suku aslinya indian apa yg terjadi, 2. Anda mungkin sekarang PNS gaji 3 juta, dan punya konspirasi proyek awas jangan dikorupsi krn Allah melihat anda, 3. Hutang indonesia bunganya saja tdk sanggup bayar per tahun jadi jgn dikorupsi, jgn makan ramai2 di proyek, lihat saja awal thn 2014 semua harga barang naik, dollar naik krn mau dibayar bunga hutang bulan maret……

  107. A Abu samsi said, on December 26, 2013 at 10:11 pm

    Saya ingin mengatakan: 1. Perdebatan antara arung palakka- hasanuddin itu wajar saja, itu artinya kita punya tokoh yg hebat, lihat australia suku aslinya aborijin tp yg memerintah bule-bule aborijin tinggal di hutan, lihat amerika suku aslinya indian apa yg terjadi, 2. Anda mungkin sekarang PNS gaji 3 juta, dan punya konspirasi proyek awas jangan dikorupsi krn Allah melihat anda, 3. Hutang indonesia bunganya saja tdk sanggup bayar per tahun jadi jgn dikorupsi, jgn makan ramai2 di proyek, lihat saja awal thn 2014 semua harga barang naik, dollar naik krn mau dibayar bunga hutang bulan maret…… 4. Aku tdk bisa memberikan negara tp aku tdk pernah menkorupsi uang negar, klu anda bgm?, jangan sok SUCI

  108. A Abu samsi said, on December 27, 2013 at 10:17 pm

    Saya ingin lurusan bahwa arung palakka-sultan hasanuddin mungkin siksaan kubur mereka sdh dapat, tp klu balasan seadil-adilnya belum dapat krn api neraka belum menyala, bicara agama saja ngaur apalagi bicara sejarah….

  109. magatu said, on January 6, 2014 at 7:41 pm

    bone dan gowa saudara

  110. magatu said, on January 6, 2014 at 8:36 pm

    1..lihat kembali peta sulawesi selatan,gowa dan bone dekat..yg psti dlm krjn gowa ada drh bugis org bugis,begitu juga dlm krjn bone ada drh makasar org mksr..perhubungn sudah berlangsung ratusan tahun sblm perang itu..mgkin anda tidk tahu 1000 tahun dulu moyang anda juga ada turunan bugis atau makasar,yg jelas tanah gowa dan bone jiran..

    2..jgn terlalu bangga..kerna tanpa bantuan belanda,buton,ambon,maka bugis bone tak akan bisa mengalahkn gowa..begitu juga gowa,tanpa sekutu bugisnya seperti wajo,luwuk,mandar dll maka gowa juga tak akan bisa memperbudakkan bugis bone.

    3..kalau anda anak bone yg jujur,ucapkan terima kasih pada belanda,juga pada buton iaitu sultan buton yg mberi perlindungn sewktu pahlawn anda lari dn bersembunyi di buton,juga ucap trima kasih pd angkatan ambon kapten jonker..

    4..anak makasar yg jujur,ucap terima kasih pd sekutu gowa orang mandar,juga pada orang toraja,juga pada orang bugis wajo,juga pada orang luwu yg bersama angkatan gowa..

    5..renungkan bangsa jepun,menawan china tanpa bantuan bangsa lain,menawan korea,menawan asia tenggara,menewaskan gabungan british,dan menewaskan ratusan ribu askar amerika..semua itu tanpa bantuan bangsa lain selain diri bgsa mereka sendiri..

    5..anda bangga dgn tokoh anda? bangsa lain juga punya tokoh..anda bangga dgn kemenangan anda? hati2 bangsa lain di dunia sudah ada bom nuklear,bone dan gowa tiada..anda bangga melihat patung pahlawan anda? waras kawan,bangsa lain juga punya patung pahlawan malah punya menara tinggi2,anda bangga betul dgn ilmu bela diri anda,lihat jepun punya karate,korea punya taekondo,thailand punya muaythai,malah terkenal diseluruh dunia..

    6..lihat bangsa jepun,punya jenama kereta terkenal toyota,punya jenama tv,hp,punya menara tinggi,bone sama gowa ada? bangsa lain ada nuklear,bone sama gowa ada? bangsa lain banyak yg udah dapat pingat emas olimpik,bangsa bone sama gowa ada? bangsa lain ada menara tinggi2,bangsa bone sama gowa ada?

    8..iya ogi to..tapi de upoji ko padaku ogi na perkecilkan tau laing..ko talliwe ki memperkecilkan tau laing,maka aja mu heran ko tau laing kaji kekurangan ta nappa na perkecilkan ki..

  111. A Abu samsi said, on January 9, 2014 at 10:24 pm

    Saya ingin katakan 1. Di blog ini orang bicara sejarah bukan perasaan 2. Buat apa orang bone/soppeng berterimah kasih pd kapten johker itu tentara bayaran dibayar sama VOC, VOC itu perkumpulan dagan yg mempunyai tentara bayaran, sedangkan VOC sudah sdh dibantu sama arung palakka, 3, anak makassar mau berterima kasih pd sekutu gowa, jangan libat org tdk berdosa bro!! 4. ……….

  112. A Abu samsi said, on January 11, 2014 at 10:42 pm

    Lanjutan 4. Anda bandingkan bone gowa dgn negara maju, maka kita bicara peradaban, maka sy kelompokan dlm bentuk perang, dari 1. perang badr, 2. uhud, 3.perang salip(abad 11 smp 13), 4. Revolusi pendidikan di barat (abad 14 smp 16) 300 thn baru ada kemajuan, 5. Masa penjajahan negara maju (abad 16 smp thn 1918) , 6. perang dunia 1 dan 2 ( thn 1918 smp 1945) 7. Perang dingin, 8. Perang perdagangan bebas………..,

  113. magatu said, on January 14, 2014 at 9:16 pm

    Arung palakka dan sultan hasanuddin adlh tokoh besar sulawesi selatan malah indonesia yg kita harus kagumi perjuangannya,tapi kita sebgai generasi bugis atau makasar jangan jadikan riwayat mereka sebagai Medan untuk kita anak bugis atau makasar saling menghina,memperlekeh satu sama lain..bangga boleh bangga,sy juga bangga dgn La Tenri Tatta Arung palakka tp jgn kita anak bugis mengeluarkan kenyataan atau artikel yg memperkecilkan suku lain..

    Menjelang abad ke 19,semua orang bugis term asuk raja bugis bone bangkit melawan belanda..

  114. Dodo said, on January 23, 2014 at 10:56 am

    Arung Pallukkah pabboko

  115. A Abu samsi said, on January 26, 2014 at 12:29 am

    Dimaklumi saja namamu saja nama ular yg licik mungkin nenek moyammu budak atau ata yng belum merdeka

  116. rehan said, on February 1, 2014 at 12:42 pm

    ahahahahahaaaaa…….
    hidup Arun Palakka…mari kita basmi bangsa gowa yg beragama islam…xixixixixixi….Aru palakka apa pantas di anggap pahlawan yg tlah ikut membantu orang KAFIR kompeni belanda untuk memerangi suku bangsanya sendiri….
    kafir..kafir…kafir…membantu lompeni berarti kafir palukka,apa tai laso….erokko siba`ji.

  117. rehan said, on February 1, 2014 at 12:50 pm

    sampai kpanpun nenek moyang kau arung palakka tdak akan di anggap pahlawan karna tlah bersekutu dgn orang kafir.
    apa lgi di jadikan wali pitue pueeeesssssss……wali dari mana,,,orang bone pantasnya palukka uang alias pencuri,penipu,penghianat,mau menyangkal….ini ada bukti andi mallarangeng mencuri.
    bgamana andi mallarangeng tdak berhianat,karna nenek moyangnya saja berhianat.
    pagar makan tanaman gitu loh

  118. A Abu samsi said, on February 2, 2014 at 12:54 pm

    Apa bedanya Arab saudi (islam) kejasama amerika(kafir) terhadap serangan negara islam di timur tengah sampai ini hari dasar orang bodoh…….

  119. abangzul said, on March 2, 2014 at 7:33 am

    Assalaamualaikum wrwb. Saudara-saudaraku bugis makassar mandar toraja dll. Sudah2mo itu kita memperdebatkan siapa Arung Palakka dan sepak terjangnya. Biarlah mereka menjadi bagian dari sejarah dan menjadi pahlawan bagi rakyatnya pada masanya. Maluki di’ sama suku lainnya kalo naliatki bertengkar terus tidak ada habisna bela.. nanti nabilangmiseng eee… orang bugis begitu pale..oooo orang makassar begitu pale.. harusnya kita bersatu merapatkan barisan membangun Sulses khususnya dan NKRI umumnya. Masalah gelar pahlawan itu subyektif tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya. Coba kita lihat jenderal Belanda di negaranya jadi pahlawan tetapi coba kalo tanya orang Indonesia pastimi dia bilang penjahat perang to.. yang enak di dengar dan dipraktekkan adalah mari kita saling menghormati, saling menghargai, saling mengingatkan jika salah, saling mendukung ke jalan kebenaran. Yang benar hanya Allah SWT, kita manusia tempatnya salah.. apa yg kita mau banggakan? Sudahmi di kita tutup dengan ucapan Alhamdulillah…

  120. qaiser daeng nai_ said, on May 12, 2014 at 2:48 pm

    Assalamualaikum wr.wb.

    Pantaskah kita bangga…???

    Sejarah adalah suatu kejadian/peristiwa dimasa lalu. Yg tak lepas dgn sastra dan puisi. Dan Ketika sejarah itu dituangkan kdlm suatu catatan, bukan berarti bhwa itu menjadi bukti utk umum, bs jadi utk pribadi sipenulis sperti halx (diary, memo saat ini). Krna kita ketahui bhwa karya itu adlh buatan tangan manusia, semntara manusia mempunyai sifat yg ceroboh dan cendrung berat sebelah. (Tdk Profesional).

    JADI Mungkin sj ap yg ia tulis itu adlh benar menurut dia dan mungkin jg salah mnurut kita. atau mungkin semuanya benar menurut Dia, ataukah mgkin salah semua menurut kita…!!!
    Jd mari kira analisa cika’, apkh logis atukah tdk logis yg mrk tulis mengenai sastra gowa-bone…

    Sepanjang yg kita ketahui bahwa siapun yg memerintah baik dulu maupun skrng, pasti akan ad perubahan dari perjanjian itu sndiri (yg di “sepakati”) serta bisa jd. memutar balikkan fakta. (Sastra & puisi).
    Dan ketika kita berbicara tentang sejarah Bumi Sulawesi yg Tercinta ini, khusnya Sul-sel (Gowa-Bone). Maka yg harus kita ketahui terlebih dahulu adlh, siapa yg memerintah dan siapa yg membuat perjanjian serta siapa yg terkhir memerintah d waktu itu.
    Sehingga kita bisa berpendapt bhwa apkh sastra2 itu ORI atu KW (perubahan).

    * Disaat itu (VoC), Apakh masyarakat sulawesi sendiri yg berkuasa…?
    _Bukan.

    Tp yg trkhir berkuasa d waktu itu adlh VOC. Dan apkh VOC mau membrikan hal yg baik ke lawannya, wlpun itu hanya nama baik sj…?
    _tentu Tidak.

    Jd pertanyaanx, apkh anda yakin bahwa sebhgian sastra peninggalan kerajaan di sulawesi adlh murni tanpa ada karangan atau rekayasa dr VOC utk sekutunya…???.

    Knp muncul pertanyaan sperti ini cika…, krn kita tau bhw org yg berjaya akan melirik sp sj yg membantux disaat penjajahanx berlangsung.
    Namun siapa sj yg membantu VOC, yg merupakan warga asing itu bg kita semua, si Org luar itu, siKAFIR itu, sibejat itu, si penjajah tanah leluhur kita itu…???
    Siapa yg bantu dia… Siapa….???

    Yg membantu mereka adlh org2 “PenjiLat”.
    Lanjut_
    – Apkh Krjaan GOWA (suku makassar) membantai Rakyatx disaat Itu….???
    _Tidak,
    Malah terbukti bhwa RAJA GOWA (suku makassar) dpt mensejahterkan rakyatx masa Itu. Bukti lain bhwa Raja Gowa s’org yg bijak, adlh…?
    Bhw S’andainya saja RAJA Gowa saat itu ingin membantai seluruh rakyat bone… Knp pd waktu itu beliau tdk membunuh “arPal”… Pdhl “arPal ad d dlm kerajaan gowa saat itu, mlhan si arpal dijadikan anak angkat…, itu krn masyarakat mkassr punya jiwa penyayang sebagaimana halx kakak.
    Artinya, beliau dpt berfikir logis. “siapa yg berbuat maka dia yg dapat”.

    2. Lalu “arPal” dikabarkan ikut dlm pekerjakan galian yg ktanya got (semacamnyalah)…
    Itu bukan brarti SALAH.
    tp itu mbuktikan bhwa untk menjd s’org pemimpin, mk kita harus berlaku adil, serta. Tdk hanya berpangkuh tangan ktika kita memimpin.
    Contoh: Ktika org sibuk bekerja drmh anda, Apakh anda akan melihatnya sj tanpa bergegas utk membantunya…???

    Namun ad jg crita yg beredar bahwa “arpal” ikut kerja Paksa tanpa makan. Apakh itu logis klo s’orng yg qt angkat menjadi anak serta qt jadikan dia pangeran lantas qt tdk mberi dia makan…???
    _pasti TIDAK.

    Namun siapa yg memberi kesempatan kpd warga asing…? Pasti si arPal pdhl bukan garis kturunan dr nenekx.
    Serta arpal pulalh yg mengHIANAT kpd org yg berbuat baik pdanya.
    Parahnya lg si ArPal mengatakan, bahwa Bugis itu adalh Makassar, knp…??? Krn Makassar pd wktu itu sdh terkenal ke bangsa2 lain (dunia) alhamdulillah hingga sampe skrng. Makax mereka bangga disebut bugis makassar.
    Namun yg dirugikan adlh masyarakat umum dan. MAKASSAR khususnya.

    2. Sistem Pemerintahan
    Ktka kita memimpin disaat itu, aph yg akn kita lakukan kpd org yg tdk mau mengikuti aturan serta melanggar aturan kerajaan, sementara dia adlh bahagian dr kluarga qt sndiri…???
    Apkh anda membiarkanya, ataukh mnghukumnya.
    _sbgai raja yg adil, maka anda hrs menghukumnya, untuk mbuktikan kpd rakyat, bhwa klurga dan pekerja, apbila Melanggar mk hukumnya sama. Lbh2 lg klo penghianat.
    _ini mbuktikan bahwa Raja Gowa sngat Adil, Tegas dan mendidik.
    “Plajaran lg buat kita semua”.

    Lalu ap yg gowa pertahankan pd wkt itu, Jg termasuk kerajaan2 yg lain s’antero…???
    Krn mrk tdk mau kampung/rumah/halaman mrk d miliki olh org Luar (warga Asing). Sebab mereka pikirkan keturunan (anak cucu).
    Lalu apa yg Aru Palakka perjuangkan…??? ArPal perjuangkan adlh kepentingan pribadi. Jg tk lepas dr faktor ekonomi.
    Klo anda mengacu pd sastra-sastra itu… Sp yg membenarkan sastra itu… Tentulah VOC.
    Lalu pertanyaanx… Siapakh VOC dan siapakh ArPal itu…??? Maka jwabx adalh mereka org2 bersekongkol…!!!

    Sekarang kita lihat dampak dr VOC, serta Kelompok bone yg mrka perjuangkan “katanya” saat itu…!!!

    Apkh saat ini org lokal yg mguasai perusahaan Raksasa d sulawesi…???
    Jawabx TIDAK… Contohnya INCO yg skrg d rubah menjadi PT. VALE.
    Itu semua adlh dampak dari “kesempatan”.

    Trus itu kesalahan siapa…???
    Itu adlh Kesalahan “Andi ArPal si bugis”.
    Krn memberikan peluang demi kepentingan Pribadi dan mengatas namakan masyakat bugis, dan apa yg terjadi lihatlh skrng, (Emas, nikel, tembaga, krum, galea, minyak, dsb) siapa yg kelola klo bukan warga asing. Smtara anda menjadi s’org pesuruh d kampung sendiri, apkh itu pantas utk d banggakan…

    Skrng apa yg anda rsakan dr dmpak kesalahn itu sendiri…???
    Apa Jawabannya…???. Pasti menyesal.
    Trus dr hasil itu… Apkh anda diberi royalty oleh INCO…???
    Jawabx PASTI TIDAK.
    Trus sp yg akan menanggung kekonyolan itu…???
    Yg akan menanggung, adlh Kita semua yg hidup d bumi sulawesi yg tercinta ini serta anak cucu kita.

    Itulah sebabnya RAJA GOWA (suku makassar) dan jg kerajaan lain (kecuali Bone) tdk mau memberikan kesempatan utk menjajah tanah leluhur kita, sebab mrka tau bahwa tanah kita adlah tanah yg subur. Serta sumber daya alam yg melimpah.
    Mereka rela berkorban demi rakyat, serta anak cucu mereka.

    Jadi pantaslah klo “I-Mallombassi Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangappe yang diberi gelar Sultan Hasanuddin. “De Haav van de Oesten alias AYAM JANTAN dari TIMUR” disandang-nya. Sp yg memberi gelar itu…? Gelar itu diberikan oleh lawannya sendiri. (Bukan puji aLe).

    Dan lebih mirisx lg,
    Skrng diktakan bhw Makassar & bugis adlh SATU…!!!
    Namun Secara Logika… Itu berbeda.
    Makassar 1
    Bugis 1
    Jadi, 1 + 1 = 2

    Krn org МАКАЅЅАЯ tdk Banggaji klo di persamakan dgn org Bugis. Alasannya krn “arpal” penjilat alias Munafik. Slain itu kerjanya hanya bisa mencuri sejarah.
    (Ndag taumi iya klo anggotax Arpal disamakan dgn org MkS “bangga mungkin”).

    Knp bru skrng mau mengakui klo daeng dan andi itu satu… Knp disaat NKRI udh terbebas dr penindasan Penjajah bru mngakui bhw daeng dan ndi adlh 1, knp tdk dari dulu…???
    Ededeee___ sapa mau (jammako numpang tenar anu…). Kreatif ko sedikit deh.
    Itupun klo disaamakan kyakx tdk seru, krn klo disatukan, berti kata penjilat/munafik sdh tdk ada, yg untung siapa dan yg dirugikan siapa….???
    Pastimi tawwa suku makassar yg dirugikan.
    Upa’nu ntu andi… Ckckckkkk.
    Lagi-lagi politik :)

    Trus istilah pa’bambang-ngang na tolo…
    pa’bambang-ngang = cepat emosi, cepat marah.
    Tolo = bodoh / tolol

    Jd. Artix: seseorng bertindak tanpa memikirkan dampak dan akibat yg ditimbulkan krn hanya mengikuti emosinya bukan menggunakan akal.
    Trus klo ditinjau lg yg diatas,,, sp kah yg pantas mendapatkan gelar itu… Apakh Aru Palakka beserta pengikutnya ataukh Sultan Hasanuddin beserta rakyatnya…?

    Julukan itulah yg pantas diberikan ke Aru Palakka adlh, Pa’bambang-ngang na tolo. Sebab dia bertindak tanpa memikirkan Rakyatnya (bukan anak cucu krn tdk ada anakx). Sehingga dampaknya terasa smpai skrng ini.

    Kesimpulan:
    1. Makassar dan Bugis itu beda.
    2. Gowa (makassar) adlh org yg Arif dan Bijaksana tnpa pernah memandang strata Sosial seseorang. (Buktikan sendiri) supaya kau percaya. Pdhl sdh menjadi masyarakat modern, itu krn Adat msh dipertahankan.
    3. Rakyat Mkassar sangat mnghargai Rakyat lain (suku lain). Welcome, monggo. (Siri’ na Pacce). Lihatlah Maksar pd umumya, buktikan sendiri btp ikhlasx mreka menyapa Anda Ketika anda bertemu atau berpapasang aplg klo anda berkunjung k kediamannya, amat sangat ramah.., (beda sm bugis). Yg cuman mngutamakan perhiasan cillo mannamamo paSlu (KW) mgkin bru melihat stelah jman krajaan berlalu, istilahx. Siapako kah…??? Aku ni bugis “Banyak Uang Ganti ISteri”.

    4. Rakyat Gowa (suku makassar) adlh org2 yg berfikir cemerlang sehingga dunia mengakuinya.

    Saran:
    ketika kita ingin mengetahui LELUHUR kita, apkh dia s’org yg bijksana serta mengedepankan istilah “siri’ na pacce”…???
    Maka lihatlah Diri kita sendiri serta suku kita sendiri, serta sbhagian rakyat kita. apakh bisa membanggakan atau tidak. sebab itu mencerminkan kepribadian para leluhur…!!!
    Buktix apa…???
    Lihatlah sekarang
    “Demo sana demo sini”
    “Dikit2 tawuran lg d kampus (antar suku)”
    “malak sana malak sini”
    “Korup sana Korup sini”.
    Itu semua krn apa…??? Krn ke’egoisan / keserakahan.
    Giliran berurusan dgn berwajib malah “keburrji__daadaaaaaa”
    Seperti itukah LELUHUR anda…???
    Klo memang TIDAK, buktikan bhwa istilah “Siri na Pacce/passe itu msh ad”.
    Dan jgn Jgn men-salah artikan. Tp artikan di jaman modern ini bhwa “pantaskah sy melihat sodrku menderita krn kelaparan jg menderita krn kalakuanku dmna jaman skrng bgtu SADIS”…???
    Itu baru oKE_ cika’.

    Tengkiu. Kipammopporanga_
    Mariki’ dich.
    Wassalam_

  121. A Abu samsi said, on May 15, 2014 at 7:29 am

    Kerajaan gowa kerjasama inggris, arung palakka kerjasama voc.

  122. anne said, on June 6, 2014 at 3:28 am

    Kw tauu nah .. Org bone itu pelit orgxn tkut miskin smpe” ank gadisx sm kakek” kaya gara” harta,, org Bone bggakan hartanya sj, apa itu Bone tdk ada yg bsa d banggakan,, Arung palakka terkenal d kampungx sj tp klu Sultan Hasanuddin d kenal 1 indonesia,, yg jls org bone itu org kaya bru dy mw hargai,, org miskin dy injak” … Taiko Bone, kw cm Numpang d makassar ..

    • tunrazak said, on October 13, 2014 at 8:01 am

      Mau tongi org bone ada pahlawannya. Iri sama org makassar ka banyak pahlawannya.sultan hasanuddin syekh yusuf karaeng galesong

  123. Lompo laso said, on July 19, 2014 at 7:09 pm

    Skrang yg saya pikirkan cari duit,daripada berdebat tdak gunanya….,hidup sdah pusing makin tambah pusing….

  124. Qaiser daeng Nai said, on September 18, 2014 at 9:06 am

    #A.Abu samsion tertanggal July 31, 2013 at 10:56 pm.
    MengaTAKAN :
    Kenapa arung palakka membantu belanda menyeran daerah lain?, krn setelah perjanjian bungayya bangsawan gowa yg tdk setujuh isi perjanjian termasuk krg galeson membantu daerah luar ut menhimpun kekuatan, sampai wilayah malesiya, anda harus pikir klu inggris bersatu dgn indonesia bgian barat dan kerajaan gowa, arung palakka akan hancur!!!

    “Itu berarti kerajaan gowa Tdk bersatu dgn inggris kan…???”
    Sementara…
    #A.Abu samsion MENGATAKAN lagi pada,
    May 15, 2014 at 7:29 am
    Kerajaan gowa kerjasama inggris, arung palakka kerjasama voc.
    ¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯
    PerNYATAan yg Menggelikan…!!!
    Sebenarx yg benar yg mana sih…?
    Apakh pernytaan anda pd bulan July, atau pd bulan May…??
    Spertinya Anda ini tdk menyimak baik² isi Karangan #daengrusle. Sehingga ngomongx tdk Konsisten, TAPI Sound_System…!!!

  125. Ahmad Mitha said, on October 11, 2014 at 6:47 am

    Salah banget, tdk pernah Mandar dikalahkan oleh bone, bahkan sampai bone bekerja sama dgn Belanda dan sekutunya,,, bahkan pada saat perang bone di pukul mundur oleh Mandar yg saat itu di pimpin oleh Daeng Rioso sedangkan bone Arung palaka… Makanya ada perjanjian lasinrang yg menyatakan bone dan Mandar sama tinggi,

  126. Ahmad Mitha said, on October 11, 2014 at 6:51 am

    Salah banget nih artikel, tdk pernah Mandar dikalahkan oleh bone, bahkan sampai bone bekerja sama dgn Belanda dan sekutunya,,, Pada saat perang bone di pukul mundur oleh Mandar yg saat itu di pimpin oleh Daeng Rioso sedangkan bone Arung palaka, dari sinilah lahir perjanjian lasinrang yg menyatakan bone dan Mandar sama tinggi,

    • tunrazak said, on October 13, 2014 at 7:57 am

      Memang org bone kebanyakan anggap dirinya sendiri yg hebat. Sekali pulangmoko semua ke bone bangun itu daerahmu. Gmn bro..?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: